Pelajar SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Jadi Korban Pengeroyokan

4 hours ago 5

Garis polisi. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat Asep Yudi membenarkan seorang pelajar SMAN 5 Bandung meninggal dunia diduga menjadi korban pengeroyokan sejumlah pelajar di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, (14/3/2026) dini hari. Korban diketahui bernama Muhammad Fahdly Arjasubrata pelajar kelas 11.

"Berdasarkan informasi bahwa malam (Sabtu) ada kejadian yang mengakibatkan meninggal, remaja, ternyata salah seorang siswa diduga anak SMAN 5, setelah dikonfirmasi benar," ucap dia akhir pekan ini.

Namun, ia mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi apakah penyebab meninggalnya korban karena diawali tawuran atau lainnya. Ia menyebut hal itu masih didalami aparat kepolisian.

"Tapi intinya setalah kami mengonfirmasi ke sekolah bahwa betul bahwa ada anak siswa SMAN 5 yang meninggal di daerah Cihampelas. Cuman untuk pemicu dari faktor tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian," kata dia.

Sebelumnya, rekaman video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan antar pelajar SMAN 5 dan 2 Bandung di Jalan Cihampelas, Kota Bandung viral di media sosial. Peristiwa itu berlangsung pada Jumat (13/3/2026) malam hingga Sabtu (14/3/2026) dini hari.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat para pelajar tengah berkelahi dan saling mengeroyok. Terlihat satu orang pemuda tergeletak di pinggir jalan.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Coblong Kompol Riki Erickson membenarkan telah terjadi peristiwa pengeroyokan antar pelajar SMAN 5 Bandung dengan SMAN 2 Bandung, Jumat (13/3/2026). Akibat kejadian itu, satu orang pelajar SMAN 5 Bandung tewas.

"Dugaan sementara (aksi pengeroyokan) anak SMAN 5 Bandung dengan SMAN 2 Bandung," ucap dia, Sabtu (14/3/2026).

Ia menyebut akibat kejadian itu satu orang meninggal dunia yaitu pelajar SMAN 5 Bandung. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (13/3/2026) malam hingga Sabtu (14/3/2026).

"Iya meninggal dunia anak SMAN 5 Bandung," kata dia.

Ia mengatakan saat ini penanganan kasus tersebut dilaksanakan oleh Polrestabes Bandung.

"Di Polrestabes penanganannya," ungkap dia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|