Pemasok Senjata Canggih AS Ditendang Trump, Sebut Saingan Tukang Tipu

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Bos pemasok senjata canggih Amerika Serikat yang baru ditendang Presiden Amerika Serikat Donald Trump murka. Pesaingnya dituduh tukang bohong dan berpura-pura baik hati.

Anthropic baru-baru ini kehilangan kontrak sebagai penyedia teknologi AI untuk Departemen Pertahanan AS. Keputusan tersebut diambil karena Anthropic menolak melonggarkan kebijakan perusahaan yang melarang AI buatan mereka digunakan untuk senjata otonom dan untuk memata-matai warga AS.

Sebagai gantinya, pemerintah AS menandatangani kesepakatan dengan OpenAI. Perusahaan pengguna ChatGPT itu dipilih sebagai penyedia model AI di jaringan rahasia milik pemerintah AS.

CEO Anthropic Dario Amodei mengungkapkan kekesalannya dalam memo internal yang ditujukan ke pegawai perusahaan pengembang AI tersebut. Dalam memo, ia menuduh CEO OpenAI Sam Altman menipu publik.

Ia menilai narasi yang dikeluarkan oleh OpenAI adalah "kebohongan" dan menyebut Altman "ingin menunjukkan dirinya sebagai juru damai dan negosiator hebat."

"Alasan utama [OpenAI] menerima [kesepakatan dengan Pentagon] dan kita [Anthropic] tidak adalah karena mereka tak ingin membuat klien mereka marah, sedangkan kita ingin mencegah adanya eksploitasi," kata Amodei dalam surat internal yang dikutip oleh The Information.

Di sisi lain, Altman menyatakan kontrak mereka dengan Pentagon juga menerapkan batasan yang sama seperti Anthropic.

Dalam blog perusahaan, OpenAI menyatakan seluruh sistem AI milik mereka bisa digunakan selama sesuai dengan hukum.

"Sangat jelas dalam interaksi kami dengan Departemen Perang menegaskan bahwa tindakan mata-mata domestik ilegal dan [AI] tidak akan digunakan untuk tujuan itu," kata OpenAI.

Warga AS tampaknya memihak ke Anthropic. Mereka ramai-ramai membuang ChatGPT dari HP mereka setelah perusahaan pembuat ChatGPT mengumumkan kesepakatan kerja sama dengan Departemen Pertahanan Trump.

Data Sensor Tower menunjukkan bahwa volume uninstall aplikasi mobile ChatGPT melonjak nyaris empat kali lipat pada Sabtu, 28 Februari 2026. Lonjakan itu terjadi tidak lama setelah OpenAI mengumumkan kesepakatan dengan Departemen Pertahanan AS yang kini diberi nama Departemen Perang.

Lonjakan 295 persen jauh di atas rata-rata tingkat uninstall ChatGPT yang hanya 9 persen dalam 30 hari terakhir.

Di sisi lain, jumlah download kompetitor ChatGPT yaitu Claude buatan Anthropic naik 37 persen pada Jumat kemudian lompat 51 persen pada Sabtu. Berbeda dengan OpenAI, Anthropic mengumumkan bahwa mereka sudah tidak bekerja sama dengan Departemen Pertahanan AS.

"Saya pikir upaya untuk memutarbalikkan fakta ini tidak bekerja dengan baik di publik dan di media. Kebanyakan orang melihat kesepakatan OpenAI dan Pentagon mencurigakan, dan mereka melihat kita sebagai pahlawan," kata Amodei.

(dem/dem)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|