Pemkab Bandung Barat Petakan Tiga Zonasi Dampak Longsor di Pasirlangu Cisarua

1 hour ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail mengatakan, Pemkab Bandung Barat sudah melakukan pemetaan zonasi rumah terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Langkah ini menjadikan pengungsi masuk zona aman bisa kembali ke rumahnya masing-masing.

"Untuk pengungsi, kami telah mendata wilayah berdasarkan zona merah dan zona kuning. Pada hari ini sudah ada sebagian warga yang diperbolehkan pulang, dan selanjutnya akan kami lakukan pendataan ulang," kata Jeje di Desa Pasirlangu, Jumat (30/1/2026).

Pihaknya juga sedang melakukan pendataan warga yang akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Baik bantuan hunian sementara (huntara), uang tunggu, hingga relokasi rumah dari pemerintah pusat serta bantuan lainnya.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga Kamis (29/1/2026), ada 173 kepala keluarga (KK) berisi 325 jiwa yang mengungsi karena berdekatan dengan titik longsor. Sedangkan 51 KK berisi 158 jiwa terdampak langsung bencana longsor. Rinciannya, sebanyak 75 jiwa selamat dan 80 jiwa tertimbun longsor saat bencana longsor menerjang pada Sabtu (24/1/2026).

Dari total korban yang tertimbun, sebanyak 55 body pack sudah ditemukan Tim SAR gabungan hingga hari keenam proses pencarian. "Terkait bantuan, kami akan melakukan pendataan agar benar-benar tepat sasaran dan akan kami perbarui informasinya secara berkala. Saya juga telah menyampaikan informasi kepada kepala desa bahwa warga yang sudah kembali ke rumah masih mengalami kendala pasokan air bersih," ujar Jeje.

Terkait kebutuhan logistik bagi pengungsi, Jeje memastikan sejauh ini masih mencukupi. Dirinya pun mengapresiasi uluran bantuan dari berbagai pihak yang terus berdatangan untuk membantu penanganan bencana longsor yang terjadi di wilayahnya.

"Kami juga melakukan pengecekan terhadap kondisi dapur umum. Alhamdulillah, kondisinya aman dan stok logistik mencukupi, tidak terdapat kekurangan. Pemerintah kabupaten bergerak cepat untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan kebutuhan bagi para pengungsi maupun petugas," kata Jeje.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir menambahkan, pihaknya sudah mendapatkan data zonasi rumah warga di kawasan longsor Cisarua. Zonasi dibagi menjadi tiga, yakni terdampak, terancam, dan aman.

"Jadi kalau hasil pendataan awal ini, ada 80 rumah yang akan direlokasi. Rinciannya 46 rumah rusak karena gerakan tanah (longsor), kemudian 34 yang ada di zona merah atau terancam," kata Ade Zakir.

Kemudian cukup banyak rumah yang ada di zona kuning alias di area aman. Kebanyakan pemiliknya ikut meninggalkan rumah untuk tinggal di pengungsian selama sepekan belakangan.

"Saat ini sedang kami pilah rumah per rumah. Namun, bagi yang berada di luar zona tersebut (terdampak dan merah), kami juga mengimbau agar segera kembali ke rumah masing-masing," ujar Ade Zakir.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|