Peta Penguasaan Yaman per Juli 2025.
REPUBLIKA.CO.ID, HADRAMAUT— Perkembangan politik dan lapangan di Yaman semakin cepat sejak Sabtu (3/1/2026) pagi, ketika pasukan Perisai Tanah Air yang berafiliasi dengan pemerintah sah menguasai kota dan bandara internasional Seiyun di Provinsi Hadramaut, Yaman timur.
Sementara itu, Ketua Dewan Transisi Selatan Yaman, Aidrous al-Zubaidi, mengumumkan dimulainya masa transisi selama dua tahun yang akan mengantarkan kemerdekaan wilayah selatan.
Perkembangan ini terjadi beberapa minggu setelah Dewan Transisi Selatan mengumumkan penguasaan penuh atas Provinsi Hadramaut dan Al-Mahra, yang mencakup sekitar setengah wilayah Yaman, serta penolakan terhadap seruan lokal dan regional untuk menarik pasukannya.
Aljazeera, dikutip Republika.co.id, Ahad (4/1/2025) memantau perkembangan lapangan dan politik terpenting di Yaman sepanjang Sabtu kemarin.
Pengumuman Aidrous al-Zubaidi
Ketua Dewan Transisi Selatan Yaman, Aidrous al-Zubaidi, pada Jumat malam mengumumkan dimulainya masa transisi selama dua tahun yang akan mengarah pada referendum tentang kemerdekaan wilayah selatan.
Al-Zubaidi menyerukan kepada komunitas internasional untuk mendukung apa yang dia sebut sebagai dialog politik komprehensif yang akan diakhiri dengan referendum.
Referendum tersebut menjamin hak untuk menentukan nasib sendiri melalui mekanisme yang damai dan transparan.
Dia menjelaskan Dewan tersebut menyetujui deklarasi konstitusional untuk memulihkan negara Arab Selatan yang akan berlaku segera jika seruan tersebut tidak ditanggapi atau jika rakyat, wilayah, atau pasukan Selatan mengalami serangan militer, menurutnya.

1 month ago
28

















































