Jumali Minggu, 10 Mei 2026 19:27 WIB

Pertandingan Persita vs Persijap/ Instagram: Persijap
Harianjogja.com, JOGJA— Persijap Jepara memastikan diri aman dari degradasi Super League 2025/2026 setelah membungkam Persita Tangerang dengan skor telak 3-0 di Stadion Banten International Stadium (BIS), Serang, Minggu (10/5/2026).
Kemenangan penting pada pekan ke-32 tersebut membuat Laskar Kalinyamat naik ke posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 34 poin.
Bagi Persita Tangerang, kekalahan di kandang sendiri menjadi hasil mengecewakan karena gagal memanfaatkan dukungan suporter dan sejumlah peluang sepanjang pertandingan.
Persita tampil agresif sejak awal laga. Pada menit kelima, Esal Sahrul mencoba membuka keunggulan lewat tembakan jarak jauh, namun bola masih mampu diamankan kiper Persijap, Sendri Johansyah.
Delapan menit kemudian, Aleksa Andrejic hampir membawa Persita unggul. Penyerang asal Serbia itu lolos dari kawalan dan menusuk ke kotak penalti, tetapi sepakannya hanya membentur mistar gawang.
Saat Persita terus menekan, Persijap justru mampu mencuri gol lebih dahulu pada menit ke-25. Pergerakan Iker Guarrotxena dari sisi kanan menghasilkan umpan matang yang diselesaikan Dicky Kurniawan menjadi gol pembuka.
Gol tersebut membuat Persijap semakin percaya diri. Sementara Persita berupaya membalas melalui serangan cepat dan bola-bola panjang ke lini depan.
Hokky Caraka beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Persijap. Persita juga mendapat peluang dari situasi bola mati, tetapi tandukan Javlon Guseynov masih dapat digagalkan Sendri Johansyah.
Skor 1-0 untuk keunggulan Persijap bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan intensitas permainan. Persita memasukkan Ahmad Nur Hardianto menggantikan Esal Sahrul.
Sementara Persijap melakukan perubahan dengan memasukkan Alexis Gomez dan Rendi Saepul.
Persita kembali meningkatkan tekanan memasuki menit ke-70. Namun penampilan gemilang Sendri Johansyah di bawah mistar membuat sejumlah peluang tuan rumah gagal berbuah gol.
Petaka bagi Persita datang pada menit ke-74. Umpan panjang Diego Brito berhasil disambut tandukan Sudi Abdallah yang membawa Persijap unggul 2-0.
Belum sempat bangkit, Persita kembali kebobolan hanya dua menit berselang. Carlos Franca lolos dari kawalan lini belakang, mengecoh Igor Rodrigues, lalu mencetak gol ketiga untuk Persijap pada menit ke-76.
Dua gol cepat tersebut membuat pertandingan praktis dikuasai Persijap hingga akhir laga.
Situasi Persita semakin sulit setelah Javlon Guseynov menerima kartu merah pada menit ke-80 akibat pelanggaran terhadap Dicky Kurniawan. Bermain dengan 10 orang membuat Pendekar Cisadane gagal mengejar ketertinggalan.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Persijap Jepara tetap bertahan.
Hasil ini memastikan Persijap bertahan di Super League musim depan sekaligus mengakhiri kekhawatiran suporter terhadap ancaman degradasi. Di sisi lain, Persita Tangerang harus melakukan evaluasi setelah gagal tampil maksimal di kandang sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































