Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya (tengah), didampingi Managing Director Stakeholders Management BPI Danantara Rohan Hafas (dua dari kiri) bersama Wakil Direktur Utama BSI Bob T. Ananta (kanan) meninjau langsung masyarakat yang akan menempati Huntara (Hunian Danantara) di Aceh Tamiang, Jumat (9/1/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyerahkan 90 kunci unit Hunian Danantara (Huntara) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang. Ini merupakan bagian dari komitmen BSI untuk mendukung pemulihan pascabencana banjir bandang di Aceh.
BSI diketahui membangun 90 unit Huntara atau sekitar 15 persen dari total keseluruhan 600 unit. Penyediaan Huntara merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui sinergi BUMN di bawah naungan Danantara Indonesia untuk menyediakan tempat tinggal yang bermartabat bagi masyarakat korban bencana.
"Melalui penyerahan huntara ini, kami berharap para penyintas dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan aman,” kata Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Huntara dibangun sesuai standar kelayakan hunian darurat. Ini didukung struktur yang aman, akses air bersih, sanitasi yang memadai, serta dukungan listrik dan layanan kesehatan.
Pembangunan juga memperhatikan kebutuhan sosial masyarakat agar warga setempat dapat kembali beraktivitas. Kawasan Huntara dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti klinik, taman bermain, serta akses internet dan listrik tanpa biaya.
BSI bersama Danantara Indonesia dan beberapa perusahaan BUMN turut hadir dalam penyerahan kunci Huntara di Aceh Tamiang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Managing Director Stakeholders Management BPI Danantara Rohan Hafas, beberapa perwakilan BUMN, serta Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi.
Partisipasi dalam pembangunan Huntara ini melengkapi rangkaian aksi kemanusiaan BSI yang telah berjalan sejak hari pertama bencana melanda Sumatra.
BSI telah menyalurkan bantuan logistik lebih dari 203 ton. Selain itu, perseroan juga mendirikan posko kesehatan dan dapur umum, pengiriman 100 relawan, menyediakan layanan trauma healing di zona anak, pembersihan outlet dan masjid, hingga pengaktifan jaringan telekomunikasi.
BSI juga melakukan pembukaan kantor cabang secara bertahap, mengoptimalkan layanan perbankan untuk nasabah, hingga memfasilitasi layanan penukaran uang tidak layak edar (UTLE) bagi penyintas banjir.
sumber : Antara

14 hours ago
2
















































