
Foto ilustrasi SPMB jenjang SMP dibuat dengan artificial intelligence.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul memastikan daya tampung sekolah pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 dalam kondisi aman dan mencukupi. Bahkan, jumlah kursi yang tersedia di sejumlah jenjang pendidikan disebut lebih banyak dibandingkan jumlah lulusan tahun ini.
Kondisi tersebut dinilai membuka peluang besar bagi calon peserta didik untuk memperoleh sekolah pada pelaksanaan SPMB 2026. Dinas Pendidikan Gunungkidul juga meminta orang tua dan siswa mencermati jadwal pendaftaran agar tidak tertinggal tahapan administrasi.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, mengatakan jumlah kebutuhan siswa baru di setiap jenjang pendidikan masih lebih besar dibandingkan jumlah lulusan yang tersedia.
"Kalau melihat lulusan dengan siswa yang dibutuhkan itu lebih banyak yang dibutuhkan. Untuk TK yang lulus sekitar 8.000, sedangkan kebutuhan hampir 10.000. SD yang lulus sekitar 7.200-an, sementara kebutuhan hampir 13.000. Demikian juga SMP," kata Nunuk saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).
Nunuk menjelaskan pendaftaran jenjang TK dan SD akan mulai dibuka pada 3 Juni 2026. Masyarakat diminta memahami seluruh alur dan jadwal SPMB agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Menurut Nunuk, pelaksanaan SPMB Gunungkidul 2026 dirancang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak di wilayah Gunungkidul.
“Kami berharap proses SPMB 2026 ini bisa berjalan lancar, transparan, dan akuntabel. Melalui sistem ini, kami berkomitmen mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata untuk semua anak di Gunungkidul,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tahapan seleksi sebenarnya telah dimulai sejak awal Mei 2026 melalui jalur Kelas Khusus Olahraga (KKO) dan jalur prestasi untuk jenjang SMP.
Sementara itu, pendaftaran reguler jenjang SMP dijadwalkan berlangsung sepanjang Juni hingga awal Juli 2026.
Berdasarkan jadwal resmi Dinas Pendidikan Gunungkidul, pendaftaran TK dibuka mulai 3 Juni hingga 2 Juli 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 3 Juli, sedangkan daftar ulang berlangsung pada 6-7 Juli 2026.
Untuk jenjang SD, pendaftaran dilaksanakan pada 3-5 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 9 Juni dan proses daftar ulang berlangsung pada 9-10 Juni 2026.
Adapun untuk jenjang SMP, jalur prestasi dan afirmasi dibuka pada 22-24 Juni 2026 dengan pengumuman hasil pada 25 Juni 2026.
Sementara jalur domisili dan perpindahan tugas orang tua untuk jenjang SMP berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 3 Juli 2026 dan seluruh peserta yang diterima wajib melakukan daftar ulang pada 6-7 Juli 2026.
Dinas Pendidikan Gunungkidul juga membuka mekanisme khusus bagi pendaftar dari luar daerah, baik dari luar Kabupaten Gunungkidul maupun luar DIY.
Salah satu syarat yang diterapkan bagi calon siswa dari luar DIY adalah mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD).
Nunuk menambahkan, pelaksanaan SPMB 2026 mengusung empat nilai utama, yakni prestasi, integritas, kolaborasi, dan inovasi. Masyarakat juga diimbau aktif memantau informasi resmi dari Disdik Gunungkidul agar tidak mudah terpengaruh kabar bohong maupun informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Pastikan dokumen persyaratannya siap, ikuti tanggal mainnya, dan mari bersama-sama kita sukseskan SPMB yang bersih dan berintegritas,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































