Lahan padi kekeringan.
REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Peran petugas pemadam kebakaran (Damkar) semakin luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Tak hanya bersiaga menaklukkan si jago merah, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Indramayu juga turun tangan membantu para petani yang mengeluhkan terhambatnya pasokan air akibat saluran irigasi yang mampet.
Aksi tanggap darurat nonkebakaran itu berlangsung di Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang. Sebelum petugas tiba di lokasi, tumpukan material yang menyumbat saluran irigasi sempat melumpuhkan distribusi air menuju areal persawahan warga.
Untuk mengatasi masalah tersebut, personel Damkar memanfaat semprotan air bertekanan tinggi dari armada mobil pemadam. Metode penyemprotan itu terbukti ampuh mendorong material yang menutupi saluran hingga akhirnya air kembali mengalir deras menuju lahan-lahan sawah milik warga.
Kabid Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, menjelaskan, aksi itu merupakan komitmen instansinya dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan solutif. “Kami berusaha selalu ada saat masyarakat membutuhkan. Salah satunya dengan membantu para petani membersihkan saluran irigasi yang tersumbat di Desa Lobener Lor,” ujar Jajat, belum lama ini.
Jajat menambahkan, lancarnya kembali aliran irigasi itu sangat krusial bagi petani. Pasalnya, pasokan air sangat dibutuhkan untuk kelangsungan musim tanam.
Jajat juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air. Masyarakat diminta untuk tidak membuang sampah ke selokan maupun irigasi.

2 hours ago
2












































