Suasana TKP penemuan diplomat yang tewas dengan kepala terlilit lakban di kamar indekosnya, Guest House Gondia, Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah hampir enam bulan, polisi akhirnya menghentikan penyelidikan terhadap kasus kematian Arya Daru Pangayunan (ADP). Hal itu tertuang dalam Surat Perintah Penghentian Penyelidikan Nomor B/63/I/Res.1.24/2026/Ditreskrimum Polda Metro Jaya tertanggal 6 Januari 2026.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Reonald Simanjuntak mengatakan, penghentian penyelidikan itu dilakukan karena tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut. Menurut dia, polisi juga mengirimkan surat penghentian penyelidikan itu kepada keluarga korban.
"Alasan dilakukan penghentikan penyelidikan, yang pertama, tidak ditemukan unsur pidana berdasarkan hasil gelar perkara dan pendalaman dalam proses penyelidikan," kata dia di Polda Metro Jaya, Jumat (9/1/2026).
Ia menambahkan, polisi juga telah melakukan rangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan barang bukti, serta meminta keterangan saksi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan secara menyeluruh, tidak ditemukan bukti tindak pidana.
Meski begitu, polisi tetal akan terbuka apabila ada barang bukti baru. Namun, saat ini penyelidikan terhadap kasus itu telah dihentikan. "Polisi, dalam hal ini penyelidik, tetap terbuka jika ada novum baru, bukti baru yang valid, akan kita dalami kembali perkara ini, tapi saat ini penyelidikan telah dihentikan," kata dia.
Diketahui, Arya ditemukan tewas di kamar indekosnya, Guest House Gondia, Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7/2025) pagi. Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Saat ditemukan, kepala korban tertutup plastik dan terikat lakban. Sementara tubuhnya tertutup selimut di atas kasur kamar nomor 105.

14 hours ago
2
















































