Tanah Longsor Terjang Kokap Kulonprogo, Dua Rumah dan Jalan Terdampak

6 hours ago 1

Tanah Longsor Terjang Kokap Kulonprogo, Dua Rumah dan Jalan Terdampak Tanah longsor menghantam rumah warga di Padukuhan Anjir, Kapanewon Kokap, Kulonprogo, Jumat, (27/2 - 2026).

Harianjogja.com, KULONPROGO—Hujan deras yang mengguyur wilayah Kokap, Kulonprogo, memicu tiga kejadian tanah longsor yang merusak rumah warga dan mengganggu akses jalan pada Jumat, (27/2/2026). Aparat kepolisian bersama warga langsung melakukan penanganan darurat untuk meminimalkan dampak bencana.

Kapolsek Kokap AKP Marjoko menjelaskan, tiga titik longsor tersebut terjadi di dua permukiman dan satu ruas jalan utama sehingga memerlukan penanganan cepat di lapangan.

Menurutnya, dampak paling parah terjadi di Padukuhan Anjir, Kalurahan Kokap, ketika material longsor menghantam rumah warga hingga menyebabkan tembok jebol.

"Rumahnya alami kerusakan temboknya jebol dihantam material tanah longsor," katanya kepada wartawan, Jumat, (27/2/2026).

Selain di Anjir, longsor juga terjadi di Padukuhan Teganing, Kokap, yang turut mengenai rumah warga meskipun tingkat kerusakannya tidak separah kejadian di lokasi pertama.

Sementara itu, satu titik longsor lainnya sempat mengganggu akses transportasi di Jalan Tegalsari–Klepu Kilometer 43. Aparat bersama masyarakat langsung melakukan kerja bakti untuk membersihkan material agar kendaraan tetap dapat melintas.

"Di Jalan Tegalsari-Klepu Kilometer 43 kondisinya sekarang bersama masyarakat sekitar sudah kerja bakti agar bisa dilalui kendaraan," lanjut Marjoko.

Meski sudah dapat dilalui, kondisi jalan masih diberlakukan sistem satu lajur sementara dengan skema buka-tutup guna menjaga keselamatan pengguna jalan.

"Semoga tidak ada hujan intensitas tinggi lagi agar tidak ada longsor lagi," ungkap Marjoko.

Ia menambahkan, faktor utama longsor di wilayah Kokap dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan perbukitan, ditambah kondisi tanah yang labil sehingga rawan pergerakan tanah.

"Kalau hujan lagi mungkin ada longsor susulan lagi," jelas Marjoko. Dengan kondisi geografis berbukit, potensi longsor Kokap masih perlu diwaspadai masyarakat, terutama saat hujan berintensitas tinggi terus berlangsung di wilayah Kulonprogo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|