REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Jogja Fashion Parade (JFP) kembali dilangsungkan selama empat hari di Sleman City Hall, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), 5-8 Februari 2026. Creative Director JFP 2026, Nyudi Dwijo Susilo, mengungkapkan terdapat 159 desainer yang turut berkontribusi pada penyelenggaraan JFP 2026.
"Yang spesial (pada penyelenggaraan) tahun ini acaranya lebih besar, pesertanya lebih banyak, dan jangkauannya lebih luas. Selain itu juga terdapat pameran yang belum pernah ada pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya," ujar Nyudi yang ditemui Republika di sela-sela acara, Ahad (8/2/2026).
Adapun sebanyak 159 desainer yang karyanya ditampilkan berasal dari berbagai wilayah seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, NTT, dan Sulawesi. Masing-masing desainer tersebut membawa identitas wilayah masing-masing.
"Hampir setiap daerah memang membawa wastra-wastra atau motif-motif khusus mereka," kata Nyudi.
Jogja Fashion Parade tahun ini mengusung tema Vastra Prabha atau 'Kilauan Wastra Nusantara'. Acara fesyen tahun ini diikuti oleh 50 model profesional dan 500 model anak-anak dan remaja. Nyudi mengakui antusiasme penyelenggaraan event ini memang besar mengingat waktunya yang bertepatan dengan awal tahun 2026.
Nyudi mengungkapkan, Vastra Prabha bisa dimaknai sebagai kilau busana yang memesona, sebuah metafora bahwa mode bukan sekadar pakaian, melainkan pancaran estetika, budaya, dan karakter.
Tahun 2026 menjadi momen istimewa karena menandai satu dekade penyelenggaraan JFP. Acara ini merupakan buah kolaborasi Asmat Pro Group bersama Sleman City Hall. JFP 2026 Vastra Prabha juga didukung Dekranasda Kabupaten Sleman, Disperindag Sleman, LT Pro Professional Make Up, Konsep by Phillip, Elgan by Nyudi, Yayasan Fashion Jogja Istimewa, Jogja Model Academy, Editrix Model & Talent Management, Damar Indonesia, Madflash Production, Visiting Jogja, dan Glosindo.

1 month ago
17

















































