Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Langkah ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum di Orleans Masters 2026 terhenti pada babak semifinal. Rachel/Febi kalah dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, Sabtu (21/3/2026).
Bertanding di Palais des Sports, Orleans, unggulan kedelapan tersebut harus mengakui keunggulan lawan dalam dua gim langsung dengan skor 10-21, 20-22.
Rachel mengakui dirinya dan pasangan tampil dalam tekanan sepanjang pertandingan. Menurutnya, pola permainan lawan yang masih baru membuat mereka kesulitan mengantisipasi.
“Kami bermain cukup tegang. Mereka pasangan baru dengan pola dan gaya permainan berbeda, jadi kami sempat kebingungan,” ujar Rachel.
Ia menambahkan, kondisi shuttlecock yang melaju cepat juga menjadi tantangan tersendiri, sehingga mereka harus lebih siap terutama dalam bertahan.
“Kami harus lebih tenang dan memperkuat pertahanan,” katanya.
Sementara itu, Febi menilai variasi permainan pasangan Jepang sangat merepotkan. Dominasi lawan di area depan lapangan membuat mereka kerap ragu dalam mengembalikan bola.
“Permainan depan mereka sangat rapat dan terus mencari posisi. Itu membuat kami ragu-ragu saat mengembalikan bola,” ujar Febi.
Ia juga menyoroti kegagalan menjaga keunggulan pada gim kedua. Padahal, mereka sempat berada dalam posisi menguntungkan sebelum akhirnya terkejar dan kalah.
“Kami harus belajar menjaga poin saat sudah unggul. Tadi di gim kedua sudah sempat unggul, tapi akhirnya terkejar,” ujarnya.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi Rachel/Febi untuk meningkatkan ketenangan dan konsistensi permainan, terutama saat menghadapi pasangan dengan karakter berbeda di level internasional.
sumber : Antara

6 hours ago
3

















































