Terjadi Kasus Dugaan Keracunan, Kapendam Bantah Pihaknya Sebagai SPPG Penyuplai MBG SMKN 11

12 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Sebanyak 75 siswa SMKN 11 Semarang, Jawa Tengah (Jateng), diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (8/1/2026). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok MBG ke sekolah tersebut ditengarai milik Kodam IV/Diponegoro.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV/Diponegoro Letkol Inf Andy Soelistyo membantah hal tersehut. "Sebagai klarifikasi, terkait dengan hal tersebut, kami menyampaikan ulang bahwasanya untuk seluruh proses terkait SPPG dijalankan secara langsung dari personel yang telah ditunjuk oleh BGN. Jadi kami TNI, tugasnya hanya melaksanakan pendampingan terbatas," ujar Andy ketika dikonfirmasi apakah betul SPPG yang memasok MBG ke SMKN 11 Semarang dimiliki Kodam IV/Diponegoro, Jumat (9/1/2025).

Dia kemudian membantah bahwa Kodam IV/Diponegoro. "Tidak ada Kodam punya SPPG. Semua SPPG kepemilikannya adalah BGN (Badan Gizi Nasional)," katanya.

Namun, dia mengisyaratkan bahwa SPPG yang menyuplai MBG ke SMKN 11 Semarang berdiri di atas lahan milik Kodam IV/Diponegoro. "Kami menyiapkan tempat supaya pembangunan dapur-dapur saat awal program MBG bisa segera dibangun, sehingga beberapa lahan tanah TNI dijadikan untuk dapur SPPG," ujar Andy.

Menurut Andy, terkait kasus dugaan keracunan MBG di SMKN 11 Semarang yang melibatkan SPPG tertentu, hal tersebut sebaiknya ditanyakan langsung ke SPPG terkait. "Kami tidak memiliki kewenangan secara mendalam terkait dengan segala hal yang berkaitan dengan proses yang dilaksanakan oleh SPPG," ucapnya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|