Timnas Voli Putri Indonesia Masih Punya Peluang ke Perempat Final AVC 2026

4 hours ago 3

Harianjogja.com, JOGJA— Kekalahan dari Thailand belum menutup peluang Timnas Voli Putri Indonesia melaju ke perempat final AVC Women's Continental Championship 2026. Garuda Pertiwi takluk 0-3 dari Thailand dengan skor 16-25, 18-25, 15-25 pada Senin (24/8/2026).

Hasil tersebut membuat Indonesia turun ke posisi ketiga klasemen Grup B. Meski demikian, Chelsa Berliana dan kawan-kawan masih memiliki satu pertandingan terakhir untuk menentukan nasib mereka di turnamen yang berlangsung di Tianjin, Tiongkok.

Indonesia akan menghadapi Australia pada Rabu (26/8/2026). Pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir bagi skuad asuhan Marcos Sugiyama untuk mengamankan tiket menuju fase gugur.

Indonesia Turun ke Posisi Ketiga

Kekalahan dari Thailand membuat Indonesia harus menyerahkan posisi kedua Grup B kepada Kazakhstan. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin, tetapi Kazakhstan unggul dalam set point rasio.

Thailand masih berada di puncak klasemen dengan enam poin. Sementara itu, Australia menempati posisi terbawah dengan belum mengoleksi poin.

Berikut klasemen sementara Grup B:

  1. Thailand — 6 poin
  2. Kazakhstan — 3 poin
  3. Indonesia — 3 poin
  4. Australia — 0 poin

Posisi Indonesia memang belum ideal. Namun, selisih dengan Kazakhstan yang berada satu tingkat di atasnya membuat persaingan masih sangat terbuka.

Hasil pertandingan Kazakhstan melawan Thailand juga akan menjadi bagian penting dalam menentukan posisi akhir Grup B.

Dua Jalan Indonesia Menuju Perempat Final

Indonesia masih memiliki peluang langsung finis di posisi kedua Grup B. Syaratnya, Garuda Pertiwi harus mengalahkan Australia pada pertandingan terakhir dan berharap Kazakhstan kalah dari Thailand.

Jika dua kondisi tersebut terpenuhi, Indonesia berpeluang kembali naik ke posisi kedua dan memastikan tiket ke perempat final.

Namun, apabila Indonesia menang atas Australia tetapi tetap berada di bawah Kazakhstan berdasarkan rasio set, peluang belum sepenuhnya tertutup.

Indonesia masih dapat memburu tiket melalui persaingan peringkat ketiga terbaik. Posisi ini membuat perolehan set menjadi sangat penting karena setiap kemenangan dan kekalahan dapat memengaruhi perhitungan akhir.

Sembilan Tim Masih Mengoleksi 3 Poin

Persaingan menuju delapan besar AVC Women's Continental Championship 2026 berlangsung ketat. Indonesia saat ini berada di posisi kedelapan klasemen keseluruhan dengan tiga poin.

Sejumlah tim lain juga memiliki jumlah poin yang sama sehingga posisi Indonesia masih dapat berubah setelah pertandingan berikutnya.

Klasemen keseluruhan sementara:

  1. Thailand — 6 poin
  2. Jepang — 6 poin
  3. Tiongkok — 3 poin
  4. Iran — 3 poin
  5. Vietnam — 3 poin
  6. Kazakhstan — 3 poin
  7. Taiwan — 3 poin
  8. Indonesia — 3 poin
  9. Korea Selatan — 3 poin
  10. Australia — 0 poin
  11. Hong Kong — 0 poin
  12. Irak — 0 poin

Kondisi ini membuat laga terakhir fase grup menjadi sangat menentukan. Indonesia tidak hanya membutuhkan kemenangan, tetapi juga perlu memperhatikan hasil pertandingan tim-tim lain yang bersaing dalam perebutan posisi delapan besar.

Thailand Vs Kazakhstan Jadi Laga Penting

Sebelum Indonesia menjalani pertandingan terakhir, Thailand akan menghadapi Kazakhstan pada Selasa (25/8/2026).

Hasil laga tersebut dapat mengubah perhitungan posisi Indonesia. Jika Kazakhstan kalah dari Thailand, peluang Indonesia untuk merebut posisi kedua Grup B akan semakin terbuka apabila mampu mengalahkan Australia.

Sebaliknya, jika Kazakhstan mampu mendapatkan hasil positif saat melawan Thailand, persaingan di antara tim-tim dengan tiga poin akan semakin ketat.

Dalam situasi seperti itu, rasio set dapat menjadi faktor penting untuk menentukan posisi akhir.

Karena itu, Indonesia perlu berusaha meraih kemenangan dengan performa sebaik mungkin saat menghadapi Australia.

Australia Jadi Penentu Nasib Garuda Pertiwi

Pertandingan Indonesia melawan Australia dijadwalkan berlangsung pada Rabu (26/8/2026). Australia saat ini berada di posisi keempat Grup B dengan nol poin.

Di atas kertas, situasi tersebut memberikan peluang bagi Indonesia untuk mengamankan kemenangan. Namun, skuad Garuda Pertiwi tetap perlu menjaga konsentrasi karena hasil pertandingan terakhir akan menentukan perjalanan mereka di turnamen.

Kemenangan juga dapat memperbaiki posisi Indonesia dalam persaingan klasemen keseluruhan.

Setelah kalah dari Thailand, Marcos Sugiyama memiliki waktu untuk mengevaluasi permainan tim. Perbaikan penerimaan bola, pertahanan, koordinasi antarpemain, serta efektivitas serangan menjadi aspek yang perlu diperhatikan.

Indonesia juga harus menghindari kehilangan set secara cepat karena rasio set dapat menjadi pembeda apabila beberapa tim memiliki jumlah poin yang sama.

Peluang Masih Terbuka

Kekalahan dari Thailand memang membuat posisi Indonesia lebih sulit. Namun, hasil tersebut belum mengakhiri perjalanan Garuda Pertiwi di AVC Women's Continental Championship 2026.

Satu kemenangan atas Australia dapat membuka kembali peluang Indonesia untuk melanjutkan kiprah ke perempat final.

Nasib Indonesia juga akan dipengaruhi hasil pertandingan Thailand melawan Kazakhstan serta persaingan tim-tim lain yang sama-sama mengoleksi tiga poin.

Karena itu, laga terakhir fase grup menjadi pertandingan yang tidak boleh dilewatkan. Chelsa Berliana dan kawan-kawan harus tampil maksimal untuk menjaga peluang Indonesia tetap hidup.

Dukungan suporter dari Tanah Air juga menjadi modal penting bagi para pemain sebelum menjalani laga penentuan.

Indonesia masih memiliki kesempatan untuk melangkah ke delapan besar. Syarat utamanya adalah bangkit, mengalahkan Australia, kemudian menunggu hasil pertandingan lain untuk mengetahui posisi akhir Garuda Pertiwi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|