Lamine Yamal dari Spanyol berpose setelah mencetak gol pembuka 1-0 pada pertandingan penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026 Spanyol melawan Arab Saudi, di Atlanta, AS, 21 Juni 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bintang muda Spanyol Lamine Yamalel menyatakan Prancis seharusnya takut kepada tim Matador. Karena Spanyol sudah mengalahkan mereka dua kali dan tidak ada alasan untuk gentar.
Pemain Barcelona itu melontarkan pernyataan penuh percaya diri usai Spanyol menyingkirkan Belgia dengan skor 2-1 pada babak perempat final di Stadion Los Angeles, Jumat (10/7/2026) waktu setempat. Gol kemenangan dramatis Mikel Merino pada menit-menit akhir memastikan langkah La Furia Roja ke empat besar.
Keberhasilan itu sekaligus mempertemukan Spanyol dengan Prancis dalam laga semifinal yang akan berlangsung di Dallas pada Selasa mendatang. Duel tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di turnamen karena mempertemukan dua kekuatan utama sepak bola Eropa, termasuk adu ketajaman Lamine Yamal dan Kylian Mbappe.
Yamal menegaskan, Spanyol datang ke Piala Dunia dengan satu tujuan, yakni menjadi juara. Karena itu, ia menilai timnya tidak memiliki alasan untuk merasa inferior menghadapi Les Bleus.
"Kami sangat senang berada di semifinal. Sangat senang dengan kelolosan ini. Kami jauh lebih unggul. Semua tim lain berada di belakang kami. Kami datang ke sini untuk menang, dan hanya itu yang penting," ujar pemain berusia 19 tahun tersebut.
Kepercayaan diri Yamal bukan tanpa alasan. Sepanjang turnamen, Spanyol tampil konsisten dan kembali menunjukkan mental juara saat menyingkirkan Belgia melalui gol telat Mikel Merino. Sebelumnya, Merino juga menjadi pahlawan kemenangan Spanyol ketika menumbangkan Portugal di babak 16 besar.

2 weeks ago
34














































