Viral di Piala Dunia 2026, Wanita Ini Disebut AI karena Terlalu Cantik

2 hours ago 6

Jumali

Jumali Kamis, 25 Juni 2026 09:27 WIB

Viral di Piala Dunia 2026, Wanita Ini Disebut AI karena Terlalu Cantik

Instagram: naiel.aguilera

Harianjogja.com, JOGJA—Sorotan Piala Dunia 2026 tidak hanya tertuju kepada para pemain di lapangan. Di tengah pertandingan Grup D antara Paraguay dan Turki di Stadion MetLife, New Jersey, satu sosok di tribun justru mencuri perhatian publik dunia.

Dia adalah Daniela Aguilera Fischer, model dan influencer asal Paraguay yang mendadak viral setelah wajahnya tertangkap kamera siaran televisi. Popularitasnya melesat dalam waktu singkat hingga membuat banyak warganet menjulukinya sebagai "Sang Dewi Piala Dunia".

Namun, ketenaran yang datang begitu cepat juga memunculkan kontroversi. Tidak sedikit pengguna media sosial yang meragukan keaslian penampilannya dan menuduh foto-foto yang beredar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Menanggapi tudingan tersebut, Aguilera mengaku tidak mempermasalahkan berbagai julukan yang diberikan kepadanya selama bernada positif. Meski demikian, ia mengaku kurang nyaman ketika disebut sebagai sosok hasil kecerdasan buatan.

"Saya suka semua julukan yang diberikan orang kepada saya selama itu positif. Yang agak mengganggu adalah ketika mereka bilang saya adalah AI," ujarnya dalam wawancara dengan media Paraguay.

Seiring beredarnya berbagai video dan unggahan dari akun media sosial pribadinya, keraguan publik perlahan memudar. Identitasnya pun mulai dikenal luas.

Aguilera diketahui merupakan perempuan berusia 20 tahun asal Limpio, Paraguay. Selain berkarier sebagai model dan influencer, ia juga tercatat sebagai mahasiswa psikologi tahun pertama. Kemampuan berbahasa yang dimilikinya juga menarik perhatian karena ia disebut menguasai lima bahasa.

Di dunia kontes kecantikan, namanya sebenarnya bukan sosok baru. Pada 2022, Aguilera berhasil meraih gelar Miss Teen Paraguay dan mewakili negaranya dalam ajang Miss Teen Mundial yang digelar di El Salvador.

Perjalanan kariernya bahkan pernah mendapat perhatian dari model internasional Paraguay, Nadia Ferreira. Dalam sebuah pertemuan di Jerman pada 2021, Ferreira disebut telah memprediksi bahwa Aguilera memiliki potensi besar untuk menjadi wakil Paraguay di masa depan.

Kini, Aguilera juga mulai dibandingkan dengan Larissa Riquelme, figur ikonik yang dikenal sebagai "Novia del Mundial" atau Pacar Piala Dunia saat turnamen 2010 di Afrika Selatan.

Popularitas Aguilera mulai meningkat ketika ia menghadiri pertandingan persahabatan Paraguay melawan Nikaragua sebelum keberangkatan tim nasional ke Amerika Serikat untuk mengikuti Piala Dunia 2026. Namun puncak viralitasnya terjadi setelah kemunculannya di tribun laga melawan Turki.

Momen tersebut terasa semakin spesial karena bertepatan dengan kemenangan pertama Paraguay di turnamen. Setelah kalah 0-4 dari Amerika Serikat pada laga pembuka, Paraguay berhasil bangkit dan mengalahkan Turki 1-0 berkat gol tunggal Matías Galarza.

"Turki membawakanku keberuntungan besar," kata Aguilera.

Popularitas mendadak itu kini membuka berbagai peluang baru baginya. Sejumlah laporan menyebut Aguilera mulai dilirik oleh industri mode, agensi periklanan, hingga rumah produksi televisi.

Meski demikian, ia mengaku tetap berusaha menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi, pendidikan, dan aktivitas profesional yang semakin padat.

Fenomena Aguilera menjadi contoh bagaimana media sosial dan siaran olahraga modern mampu mengubah kehidupan seseorang hanya dalam hitungan detik. Sebuah sorotan kamera di tribun pertandingan kini menjadikannya salah satu figur paling banyak diperbincangkan sepanjang Piala Dunia 2026.

Aguilera pun memilih menikmati perhatian tersebut dengan bijak. Ia bahkan tidak keberatan dibandingkan dengan sosok-sosok yang selama ini menjadi inspirasinya.

"Saya tidak pernah akan merasa buruk atau tersinggung jika dibandingkan dengan wanita yang menginspirasi saya," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|