Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu dikabarkan kabur ke Jerman saat negaranya terlibat saling serang dengan Iran sejak Sabtu minggu lalu. Informasi ini viral di media sosial sejak beberapa waktu terakhir.
Keberadaan Netanyahu ini berdasarkan data layanan pelacakan penerbangan Flightradar 24 untuk pesawat resmi Israel. Dalam sejumlah unggahan, dia ditudih melarikan diri dari Israel setelah melakukan serangan dengan Amerika Serikat (AS) untuk Iran.
Sebuah unggahan yang disebutkan laman Euro News bahka mengklaim melacak Netanyahu berada di sebuah bunker 'di suatu tempat di Jerman'.
Laporan Reuters menyebutkan pesawat resmi pemerintah Israel yang dikenal sebagai Wing of Zion berputar di Laut Mediterania pada Sabtu siang lalu. Kemudian pesawat diketahui terbang ke Jerman pada malam harinya, dikutip Rabu (4/3/2026).
Sumber pemerintah yang dilaporkan Reuters menyebutkan penerbangan itu telah didaftarkan sebelumnya oleh pemerintah Israel. Namun tidak ada Netanyahu di dalamnya, melainkan hanya awak pesawat saja.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman mengonfirmasi pesawat telah diparkir di bandara setempat. Pemerintah Israel menanyakan sendiri soal apakah diperbolehkan memarkir pesawat di Berlin.
Juru bicara itu juga mengatakan hanya ada awal dan pilot dalam penerbangan menuju Jerman.
Laporan yang sama juga mengatakan penerbangan dan memarkir pesawat tersebut di bandara Berlin dengan alasan keamanan.
Bukti lain menyebutkan Netanyahu berada di Tel Aviv. Euro News mengutip sebuah unggahan foto menunjukkan dia berada di Kirya untuk menghadiri pertemuan keamanan bersama dengan Kepala Staf IDF dan Direktur Mossad, sehari setelah pesawat pemerintah mendarat di Jerman.
Kantornya juga merilis foto Netanyahu berada di atas sebuah gedung yang ada di Kirya. Dia terlihat pula di video lain berada di serangan rudal Iran di Beit Shemesh, sejumlah media Israel mengonfirmasi kehadirannya.
(dem/dem)
Addsource on Google


















































