Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal Tandyo Budi Revita di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal Tandyo Budi Revita menyampaikan, jumlah personel yang akan dikirim dalam misi pasukan perdamaian di Gaza, Palestina, masih dalam proses perundingan. Dia mengatakan, TNI pada prinsipnya siap memenuhi kebutuhan personel sesuai keputusan pemerintah.
"Pada prinsipnya TNI siap ya berapa pun yang dibutuhkan karena kan sekarang masih dalam proses perundingan," kata Tandyo saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
Adapun perundingan yang dimaksud merujuk pertemuan pengurus Board of Peace di Amerika Serikat (AS) pada 19 Februari 2026. Presiden RI Prabowo Subianto turut diundang menghadiri pertemuan dalam organisasi yang diinisasi Presiden Donald John Trump tersebut.
Tandyo menyebut, keputusan terkait jumlah pasukan TNI diperkirakan ditetapkan pada akhir Februari 2026. "Nanti mungkin kalau tidak salah minggu terakhir bulan Februari ini akan diputuskan berapa TNI nanti yang akan berkontribusi secara jumlah pasukan," katanya.

4 weeks ago
13

















































