Waspada! Informasi Pencairan BLT Rp 12 Juta Lewat Inbox Media Sosial Hoaks

2 hours ago 1

Ilustrasi penyaluran BLT Kemensos.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Beredar kabar di media sosial terkait pencairan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 12 juta dengan cara mendaftar melalui pesan inbox pribadi. Terkait kabar tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan menegaskan informasi itu tidak benar alias hoaks.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kabupaten Kuningan Nana Suhendra menjelaskan, berdasarkan keterangan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Kuningan Ence Hidayat, tidak pernah ada mekanisme penyaluran bantuan sosial melalui pesan pribadi atau inbox media sosial.

“Informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks. Proses pengusulan penerima bantuan sosial dilakukan secara resmi melalui pemerintah desa dan disahkan oleh pemerintah kabupaten,” tegasnya, kemarin, Ahad (11/1/2026).

Ia menjelaskan, terdapat dua jalur resmi pengusulan bantuan sosial. Pertama, usulan dari desa atau kelurahan yang diverifikasi dan disahkan oleh pemerintah kabupaten. Kedua, pendaftaran mandiri melalui aplikasi Cek Bansos, dengan catatan tetap menyesuaikan data DTKS/DTKS-EN (DT-SEN) dan desil kesejahteraan masyarakat.

Adapun kriteria kelayakan penerima bantuan sosial ditentukan berdasarkan desil kesejahteraan. Masyarakat yang masuk dalam desil 6 sampai dengan desil 10 dinyatakan tidak layak menerima bantuan sosial.

Sementara itu, untuk periode pencairan bantuan sosial saat ini menggunakan sistem per tiga bulan. Untuk periode Januari–Maret, pencairan dijadwalkan pada bulan Maret. “Pemerintah Kabupaten Kuningan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi bantuan yang disebarkan melalui pesan pribadi atau media sosial tanpa sumber resmi,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat diminta selalu memverifikasi informasi bantuan sosial melalui pemerintah desa, Dinas Sosial, atau kanal resmi Pemkab Kuningan. Warga juga diimbau melaporkan akun atau konten yang terindikasi penipuan atau penyebaran hoaks.

“Mari bersama-sama melawan hoaks demi menjaga ketertiban dan keamanan informasi di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|