REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Ibu-ibu di Villa Kencana Cikarang, Bekasi, menggeruduk kantor pengembang pada Kamis (28/1/2025). Warga mendatangi developer itu untuk 'menggugat' dan mempertanyakan soal banjir yang tak kunjung surut.
"Kami tetap ingin mediasi karena kami maunya penyelesaian banjir secara permanen. Dari tahun ke tahun banjir semakin parah," ujar seorang warga, Asnia Pane, kepada Republika, Rabu (28/1/2026).
Sudah 10 hari banjir menggenangi komplek itu, namun belum juga surut hingga sekarang. Meski, menurut Asnia, ketinggian air sudah berkurang dibanding sebelumnya yang sempat mencapai sedada orang dewasa. Banjir masih masuk ke dalam rumah dengan ketinggian sebetis.
"Kemarin sore developer membawa 7 pompa. Ini sudah hari kesebelas. Hari kesepuluh bawa pompa sesudah berita viral," ujarnya.
Asnia meminta agar penyelesaian banjir di Villa Cikarang itu tidak setengah-setengah. Sehingga warga bisa menjalankan hidup dengan tenang.
"Kalau saya punya uang udah langsung pindah aja. Masalahnya cuma tempat disini yang Nia punya. Mau gak mau bisa gak bisa harus diperjuangkan," ujarnya.

1 hour ago
1
















































