Amerika Sudah Lama Batasi Penjualan Whipped Cream yang Sering Dipakai Mabuk Remaja New York

1 month ago 22

Whipped cream kalengan kini dibatasi penjualannya di New York, AS. Banyak remaja menyalahgunakan nitrous oxide dalam kaleng whipped cream untuk mabuk.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Demam penggunaan Whipped Cream ramai di media sosial. Gas tertawa itu menjadi produk laris manis di pasaran. Namun, Pemerintah Amerika Serikat sudah sejak empat tahun lalu membatasi penjualan Whipped Cream karena sering dipakai para remaja New York untuk mabuk.

Sejumlah toko di New York, Amerika Serikat, memberlakukan pemeriksaan identitas untuk pembelian whipped cream kalengan. Konsumen harus berusia di atas 21 tahun untuk bisa membeli produk krim kocok tersebut.

Hal itu terkait dengan undang-undang negara bagian yang melarang penjualan kaleng krim kocok kepada siapa pun di bawah 21 tahun. Aturan disahkan tahun lalu agar nitrous oxide dalam kaleng krim kocok tidak disalahgunakan remaja untuk mabuk.

Pelanggaran pertama bagi toko yang menjual krim kocok kalengan kepada konsumen di bawah 21 tahun dikenakan denda 250 dolar AS (Rp 4,1 juta - kurs per dolar Rp16.500). Jika pelanggaran berulang, denda naik menjadi 500 dolar AS (Rp 8,2 juta).

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|