Ayah dan Anak Ikut Lari di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 Powered By Astra Financial

4 hours ago 3

Ayah dan Anak Ikut Lari di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 Powered By Astra Financial

Bapak-anak yang jadi peserta SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 yang digelar Minggu (13/9/2026) /Bisnis-Muhammad Faisal Nur Ikhsan

Harianjogja.com, JOGJA—Rutinitas berlari bersama membawa Benny dan putranya, Fayyadh, ikut ambil bagian dalam SiBakul Jogja Sport & Fest 2026. Keduanya akan turun di kategori berbeda pada ajang lari yang digelar di Stadion Mandala Krida, Minggu (13/9/2026).

Sehari sebelum perlombaan, ribuan peserta memadati Stadion Mandala Krida, Sabtu (12/9/2026) siang. Mereka datang untuk menukarkan nomor peserta lari atau Body Identification Number (BIB) sebagai persiapan mengikuti gelaran tahunan edisi kelima tersebut.

Benny dan Fayyadh menjadi salah satu pasangan ayah-anak yang ikut meramaikan ajang tersebut. Benny mengambil kategori Master, sedangkan Fayyadh turun pada kategori 5K Pelajar.

Benny mengatakan lari telah menjadi bagian dari rutinitas olahraga mereka. Dalam sepekan, ia bersama putranya biasa berlari sebanyak tiga kali dengan jarak minimal 5 kilometer setiap latihan.

"Seperti biasa rutinitas kami olahraga lari bersama, seminggu tiga kali, rata-rata minimal 5 KM," kata Benny.

Kebiasaan tersebut awalnya dilakukan Benny untuk menemani kegemaran sang anak. Namun, aktivitas bersama itu kemudian membuat Benny turut aktif mengikuti kompetisi lari di kategori usia senior di wilayah Jogja-Solo.

"Saya cuma mengikuti minat anak, tetapi sekarang saya ikut kategori Master. Ikut kompetisi seperti ini sudah biasa, cuma sekitar Jogja-Solo saja," tambahnya.

Fayyadh Bidik Waktu di Bawah 25 Menit

Fayyadh sendiri tidak memasang target terlalu tinggi untuk penampilannya pada kategori 5K Pelajar. Ia berharap dapat menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu di bawah 25 menit.

"Besok saya ikut kategori 5K Pelajar, Personal Best-nya di 24 menit. Kalau target untuk besok, bisa di bawah 25 menit sudah cukup," tuturnya.

Persiapan Fayyadh dilakukan dengan menjaga rutinitas latihan lari. Dalam sepekan, ia menargetkan jarak tempuh atau mileage sedikitnya 30 kilometer tanpa persiapan khusus terkait makanan.

"Persiapan untuk besok tidak terlalu gimana-gimana, hanya rutin lari selama seminggu minimal milage-nya 30 KM. Tidak ada persiapan makanan atau apa, hanya latihan biasa," kata Fayyadh.

Menurut Fayyadh, ajang lari untuk pelajar dan anak-anak kini cukup banyak digelar di DIY. Ia menilai kompetisi semacam itu dapat menjadi ruang bagi pelari muda untuk mengembangkan kemampuan.

"Acara lari untuk anak-anak di DI Yogyakarta ini sudah cukup banyak. Selama saya ikut, semuanya cukup menantang dan seru.Untuk Sibakul Sport & Fest sendiri saya baru ikut sekarang, harapannya semoga besok acaranya berjalan lancar dan rutenya bisa steril," ungkapnya.

SiBakul Gabungkan Lari dan UMKM

SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga. Gelaran tersebut dirancang untuk mempertemukan gaya hidup sehat dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Festival UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DIY Agus Mulyono mengatakan kurasi UMKM menjadi salah satu pembeda ajang tersebut dibandingkan perlombaan lari lainnya.

"Kami ingin memadukan UMKM dengan gaya hidup sehat, olahraga juga, dalam hal ini ada 60 UMKM yang sudah kami kurasi untuk acara ini. Harapannya, mereka bisa meramaikan. Ini yang jadi pembeda dengan event lari lainnya," kata Agus.

Pada tahun ini, penyelenggara juga menggandeng Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) untuk mengakomodasi minat pelari muda dari kalangan sekolah.

"Dari yang selama ini kita selenggarakan hanya di 2 event, ini menjadi 3. Ada tambahan Half Marathon. Hari ini kita ada lomba yang bekerja sama dengan PASI untuk anak-anak sekolah yang belum masuk ke ekosistem lari dewasa. Kami fasilitasi juga, dengan event seperti ini. Tentunya, kami berharap dengan acara ini ada peningkatan atau bisa menarik minat pelari-lari muda. Untuk Half Marathon, khususnya, diharapkan peminatnya tidak hanya pelari lokal, tapi juga dari luar kota dan luar daerah bisa mengikuti," paparnya.

Literasi Keuangan Hadir di Tengah Festival

Selain olahraga dan UMKM, SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 juga membawa misi literasi keuangan melalui dukungan mitra utama Astra Financial.

Wakil Presiden Direktur Konglomerasi Keuangan Astra Agus Prayitno mengatakan kehadiran Astra Financial diarahkan untuk mengajak masyarakat membangun kebiasaan finansial yang sehat melalui Gerakan Cakap Keuangan.

"Kehadiran kami dalam mendukung SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 tidak hanya mengajak masyarakat menjalani hidup sehat melalui olahraga, tetapi juga membangun kebiasaan finansial yang sehat melalui Gerakan Cakap Keuangan," ujar Prayitno.

Salah satu fasilitas yang dihadirkan adalah Pendopo Gerakan Cakap Keuangan. Area tersebut menjadi ruang edukasi interaktif yang memungkinkan pengunjung dan peserta mengenal berbagai program literasi dari unit bisnis Astra Financial.

Materi edukasi dikemas melalui sejumlah permainan, mulai dari lempar panah literasi, permainan interaktif menggunakan layar LED, hingga Live Scam Experience untuk mengenali modus penipuan keuangan.

Pengunjung juga dapat melakukan pengecekan data Sistem Layanan Informasi Keuangan pada stan Otoritas Jasa Keuangan.

Sementara itu, transaksi dalam Festival UMKM turut memanfaatkan digitalisasi pembayaran melalui AstraPay. Fasilitas tersebut digunakan untuk 20 UMKM binaan Astra yang berpartisipasi dalam kegiatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|