Jumali Sabtu, 12 September 2026 16:07 WIB
Harianjogja.com, JOGJA— Petenis putri Indonesia Janice Tjen dipastikan tidak memperkuat Indonesia pada Asian Games 2026. Petenis berusia 24 tahun itu harus melewatkan pesta olahraga Asia karena jadwalnya bertepatan dengan turnamen WTA 1000 di Beijing, Tiongkok.
Janice menyampaikan keputusan tersebut melalui unggahan di media sosial pada Jumat (11/9/2026). Ia mengatakan telah menerima konfirmasi dari Women’s Tennis Association (WTA) bahwa dirinya tidak memperoleh pengecualian untuk tampil di Asian Games.
Keputusan tersebut menjadi pilihan yang tidak mudah bagi Janice. Kesempatan membela Indonesia selama ini memiliki arti khusus dalam perjalanan kariernya, termasuk ketika ia meraih medali bersama tim nasional di sejumlah ajang internasional.
“Setelah melalui banyak pertimbangan, saya harus mengambil keputusan yang tidak mudah bahwa saya tidak dapat bertanding dalam Asian Games tahun ini, yang berlangsung bersamaan dengan turnamen WTA 1000 wajib di Beijing,” demikian disampaikan Janice.
Janice Tjen Harus Melewatkan Asian Games 2026
Bagi Janice, keputusan tersebut bukan berarti berkurangnya komitmen terhadap Indonesia. Ia justru menegaskan kebanggaannya setiap kali mendapat kesempatan mengenakan atribut tim nasional dan membawa nama Indonesia di kompetisi internasional.
Janice juga mengingat sejumlah pengalaman bersama timnas, mulai dari meraih medali di Asian Games dan SEA Games hingga membantu Indonesia meraih promosi pada Billie Jean King Cup 2026.
“Mewakili Indonesia dalam panggung internasional memiliki arti yang sangat besar bagi saya. Saya selalu bangga membawa nama dan bendera Indonesia bersama saya setiap minggu dalam WTA Tour,” ujarnya.
Pada level profesional, Janice saat ini juga memiliki posisi penting dalam persaingan tenis dunia. Data WTA per 11 September 2026 menempatkannya di peringkat ke-36 dunia, dengan peringkat terbaik sepanjang karier di posisi ke-35.
WTA juga mencatat Janice telah meraih satu gelar tunggal WTA pada Chennai Open 2025. Pada 2026, ia tercatat pernah mencapai babak 16 besar turnamen WTA 1000.
Rekam Jejak Janice Bersama Indonesia
Pengalaman Janice bersama tim nasional membuat absennya dari Asian Games 2026 menjadi perhatian tersendiri. Pada Asian Games 2022 di Hangzhou, ia tampil di nomor ganda putri dan meraih medali perunggu bersama Aldila Sutjiadi.
Prestasi bersama Aldila berlanjut pada SEA Games Thailand 2025. Mereka meraih medali emas nomor ganda putri, sementara Janice juga mendapatkan emas pada nomor beregu putri dan perunggu di nomor tunggal putri.
Janice kemudian turut membantu Indonesia meraih promosi pada Billie Jean King Cup 2026. Rangkaian pengalaman tersebut menjadi bagian dari kiprahnya dalam memperkuat tim Indonesia di berbagai kompetisi internasional.
Janice Tetap Bawa Nama Indonesia di WTA Tour
Meski tidak hadir bersama kontingen Indonesia di Asian Games 2026, Janice memastikan perjalanan profesionalnya di WTA Tour tetap membawa identitas Indonesia. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para penggemar tenis Tanah Air yang selama ini memberikan dukungan.
“Saya akan terus memberikan yang terbaik untuk membuat Indonesia bangga di panggung dunia, dan saya berharap dapat kembali mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia pada masa yang akan datang,” ujar Janice.
Keputusan Janice tersebut sekaligus memperlihatkan dilema yang dihadapinya sebagai atlet yang menjalani dua kepentingan: membela Indonesia di ajang multievent Asia dan memenuhi agenda kompetisi profesional WTA. Untuk Asian Games 2026, kesempatan Janice tampil bersama tim Merah Putih akhirnya harus ditunda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































