Tablet Bekas Masih Layak Dibeli? Cek Galaxy Tab dan iPad Sebelum Membeli

2 hours ago 3

Harianjogja.com, JOGJA— Membeli tablet tidak selalu harus memilih perangkat keluaran terbaru. Di tengah persaingan produsen menghadirkan tablet dengan prosesor lebih kencang, layar semakin berkualitas, fitur kecerdasan buatan (AI), dan dukungan sistem operasi yang lebih panjang, perangkat generasi sebelumnya masih bisa menjadi pilihan.

Galaxy Tab dan iPad bekas, misalnya, masih memiliki daya tarik bagi pengguna yang menginginkan perangkat dengan spesifikasi lebih tinggi tetapi anggaran terbatas. Tablet kelas menengah atas atau flagship yang sudah beberapa tahun beredar biasanya mengalami penurunan harga, sementara kemampuan dasarnya masih mencukupi untuk berbagai kebutuhan.

Samsung Galaxy Tab S9 menjadi salah satu contohnya. Tablet yang diperkenalkan pada 2023 itu menggunakan Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy dan layar Dynamic AMOLED 2X dengan refresh rate hingga 120Hz.

Samsung juga menjanjikan empat generasi peningkatan Android dan One UI serta lima tahun pembaruan keamanan untuk seri tersebut. Artinya, usia perangkat bukan satu-satunya faktor yang menentukan apakah sebuah tablet masih layak digunakan.

Bagi calon pembeli tablet bekas, dukungan perangkat lunak justru menjadi salah satu hal penting yang perlu diperiksa selain spesifikasi dan kondisi fisik.

Galaxy Tab Bekas Bisa Jadi Alternatif Tablet Baru

Tablet flagship generasi sebelumnya memiliki keunggulan yang belum tentu ditawarkan perangkat baru di kelas harga yang sama.

Galaxy Tab S9, misalnya, sudah dilengkapi S Pen, layar Dynamic AMOLED 2X dan sertifikasi IP68. Fitur tersebut membuat perangkat tidak hanya ditujukan untuk konsumsi konten, tetapi juga dapat digunakan untuk mencatat, membaca dokumen maupun menunjang pekerjaan.

Kemampuan tersebut masih relevan bagi pengguna yang membutuhkan tablet untuk mengikuti kelas online, mengerjakan dokumen, membuat catatan, menonton video atau bekerja secara mobile.

Samsung juga masih menyediakan pembaruan perangkat lunak untuk sejumlah tablet Galaxy. Namun, ketersediaan versi sistem operasi maupun pembaruan keamanan tetap bergantung pada model perangkat.

Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat tahun peluncuran tablet. Model dan kebijakan dukungan software perlu diperiksa agar perangkat yang dibeli tidak terlalu cepat kehilangan dukungan.

iPad Bekas Menarik karena Dukungan Software

iPad memiliki daya tarik yang sedikit berbeda. Salah satu pertimbangan yang membuat sejumlah iPad generasi lama tetap dicari adalah dukungan perangkat lunaknya.

Apple menyediakan daftar model yang kompatibel dengan versi iPadOS terbaru. Pada iPadOS 27, dukungan mencakup sejumlah model seperti iPad generasi ke-9 dan yang lebih baru, iPad Air generasi ke-4 dan yang lebih baru, serta beberapa generasi iPad Pro.

Hal itu membuat iPad bekas tertentu masih relevan untuk digunakan meskipun sudah beberapa tahun berada di pasar. Namun, calon pembeli harus memeriksa model secara spesifik karena tidak seluruh iPad lama memperoleh versi sistem operasi terbaru.

Baterai juga menjadi perhatian penting. Perangkat yang telah digunakan selama bertahun-tahun dapat mengalami penurunan kapasitas baterai. Kondisi ini bisa menjadi pertimbangan besar karena performa prosesor yang masih baik tidak banyak membantu jika daya tahan baterai sudah menurun drastis.

Mengapa Orang Masih Memilih Tablet Bekas?

Harga menjadi salah satu alasan paling jelas.

Setelah beberapa tahun beredar, harga tablet flagship biasanya turun sehingga pengguna bisa mendapatkan perangkat dengan spesifikasi kelas atas tanpa mengeluarkan biaya sebesar ketika membeli produk baru.

Selain harga, spesifikasi juga menjadi pertimbangan. Tablet flagship generasi sebelumnya umumnya menawarkan layar, speaker, prosesor dan fitur produktivitas yang lebih lengkap dibandingkan tablet baru di kelas harga rendah.

Kebutuhan pengguna pun tidak selalu menuntut teknologi terbaru. Untuk membaca PDF, mengikuti kelas online, mengetik dokumen, menonton video, mencatat atau melakukan pekerjaan ringan, tablet yang sudah berusia beberapa tahun masih dapat memenuhi kebutuhan tersebut.

Dukungan aksesori juga bisa menjadi nilai tambah. Galaxy Tab yang mendukung S Pen maupun iPad yang kompatibel dengan Apple Pencil dapat memberikan pengalaman produktivitas yang lebih lengkap, tergantung model perangkat yang dipilih.

Jangan Tergiur Harga Murah

Harga murah bukan berarti selalu menjadi pilihan terbaik ketika membeli tablet bekas.

Kondisi layar menjadi bagian pertama yang perlu diperiksa. Pastikan tidak ada retakan, masalah pada panel atau bagian layar sentuh yang tidak responsif.

Baterai juga harus diperhatikan. Selain melihat daya tahannya, calon pembeli sebaiknya mempertimbangkan kemungkinan biaya penggantian baterai apabila kondisinya sudah terlalu menurun.

Komponen lain seperti port pengisian daya, speaker, kamera dan koneksi Wi-Fi juga perlu diuji. Respons layar sentuh sebaiknya diperiksa di beberapa bagian layar untuk memastikan tidak terdapat area yang bermasalah.

Tidak kalah penting adalah status perangkat lunaknya. Pada iPad, calon pembeli dapat mengecek kompatibilitas model dengan iPadOS terbaru melalui daftar resmi Apple. Untuk Galaxy Tab, informasi pembaruan perangkat lunak dapat diperiksa melalui menu pembaruan software pada perangkat.

Dengan demikian, membeli tablet bekas bukan semata-mata soal mendapatkan harga yang lebih rendah. Pilihan yang tepat adalah perangkat yang masih mendapatkan dukungan software, performanya sesuai kebutuhan dan kondisi fisiknya masih sehat.

Galaxy Tab maupun iPad generasi sebelumnya masih dapat menjadi pilihan rasional bagi pengguna yang tidak membutuhkan perangkat terbaru, tetapi ingin mendapatkan pengalaman tablet kelas atas dengan harga yang lebih terjangkau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|