Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. - Instagram.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (86) dikabarkan tewas dalam konflik yang memanas di Timur Tengah. Kabar kematian Ayatollah Ali Khamenei ini disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu waktu setempat, namun hingga kini otoritas Iran belum memberikan konfirmasi resmi.
Menurut laporan Reuters, seorang pejabat senior Israel menyebut jasad Ayatollah Ali Khamenei ditemukan setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik yang dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan ketegangan kawasan.
Selama memimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei dikenal sebagai figur yang keras terhadap Barat. Ia menumpas oposisi di dalam negeri sekaligus mendukung kekuatan proksi di berbagai kawasan dengan tujuan memperkuat posisi Iran sebagai kekuatan yang disegani dan ditakuti.
Citra satelit yang beredar menunjukkan kerusakan signifikan pada kompleks kediaman pemimpin di Teheran, yang disebut menjadi salah satu target awal dalam kampanye pengeboman tersebut. Meski demikian, pemerintah Iran belum menyampaikan pernyataan resmi terkait kabar kematian pemimpin tertinggi mereka.
Jika kabar tersebut terkonfirmasi, kematian Ayatollah Ali Khamenei akan menjadi pukulan besar bagi Republik Islam Iran yang dipimpinnya sejak 1989. Ia naik ke tampuk kekuasaan satu dekade setelah revolusi teokratis menggulingkan monarki Iran, sebuah peristiwa yang mengubah lanskap politik domestik sekaligus mengguncang dinamika Timur Tengah hingga kini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































