Banjir Putus Akses Jalan Nanjung Cimahi, 1.500 Warga Terdampak, 25 Kepala Keluarga Terisolasi

1 month ago 20

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Banjir menyergap Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Sabtu (24/1/2026). Akibatnya, akses jalan perbatasan Nanjung, Cimahi ke Soreang, Kabupaten Bandung terputus dan 1.500 warga terdampak.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi Fithriandy Kurniawan mengatakan banjir terjadi di 3 RW dan 4 RT. Air banjir masuk ke rumah-rumah warga yang membuat aktivitas terhambat.

Ia menuturkan, 25 kepala keluarga (KK) terisolasi oleh banjir. Mereka tidak bisa pergi dari rumah sebab ketinggian air berkisar 1 hingga 2 meter sebelum petugas akhirnya datang untuk melakukan evakuasi.

"Kami telah melakukan evakuasi korban yang terisolir di dalam," ucap dia, Sabtu (24/1/2026).

Ia menuturkan sebagian warga memilih mengungsi ke kerabat. Dua dapur umum telah disiagakan untuk memenuhi kebutuhan pangan korban terdampak banjir.

"Kita sudah siapkan dapur umum, dapur umum yang nanti untuk mengakomodir kepala keluarga selama 3 hari ke depannya," kata dia.

Ia melanjutkan akses Jalan Nanjung, Cimahi menuju ke Soreang, Kabupaten Bandung pun tidak bisa dilintasi kendaraan. Andy mengatakan banjir terjadi disebabkan oleh hujan yang turun intensif sejak beberapa hari.

Ia menyebut kondisi diperparah dengan saluran air yang tidak dapat menampung air sehingga  meluap dan menyebabkan banjir. "Memang cuaca ekstrem ya, cuaca ekstrem yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi,," kata dia.

Pihaknya memastikan keselamatan para warga yang terdampak. Selain itu, kebutuhan dasar warga serta sarana dan prasarana juga turut diperhatikan.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|