Newswire Minggu, 09 Agustus 2026 22:47 WIB

Tangkapan layar - KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di perairan Laut Jawa, Minggu (2/8/2026). ANTARA/HO-Kemenhub\r\n
Harianjogja.com, SURABAYA — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengakhiri monitoring aktif terhadap KMP Mutiara Sentosa II setelah empat hari melakukan penyisiran dan pemantauan di perairan utara Pulau Madura, Jawa Timur.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan keputusan tersebut diambil pada hari ketujuh setelah insiden kebakaran kapal. Selama monitoring, petugas tidak menemukan indikasi keberadaan kapal maupun korban yang masih mungkin belum ditemukan.
“Dengan tidak adanya tanda-tanda korban yang mungkin belum ditemukan, maka kami mengakhiri kegiatan monitoring aktif,” kata Nanang di Surabaya, Minggu (9/8/2026).
Monitoring aktif dilakukan setelah status operasi SAR dialihkan menjadi kegiatan pemantauan pada Rabu (5/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Basarnas mengerahkan personel serta sejumlah alat utama sistem keselamatan untuk menyisir wilayah perairan utara Madura.
Basarnas Kerahkan Kapal dan Helikopter
Penyisiran melalui jalur laut dilakukan menggunakan KN SAR 249 Permadi dan satu unit RIB Pos SAR Sumenep. Sementara pemantauan dari udara menggunakan helikopter Basarnas AW139 HR1301.
Nanang menjelaskan pengerahan sarana laut dan udara tersebut bertujuan memperluas cakupan pencarian, sekaligus memastikan tidak ada tanda-tanda keberadaan KMP Mutiara Sentosa II maupun korban yang kemungkinan masih belum ditemukan.
Setelah monitoring aktif dihentikan, Kantor SAR Kelas A Surabaya selanjutnya menempatkan personel dalam posisi siaga untuk mengantisipasi keadaan darurat lainnya.
“Selanjutnya, beralih posisi standby untuk kondisi kedaruratan yang lain,” ujarnya.
238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Didata
Sebelumnya, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengalihkan operasi SAR khusus kebakaran KMP Mutiara Sentosa II menjadi operasi kesiapsiagaan setelah seluruh korban berhasil didata dan dievakuasi.
Berdasarkan hasil sinkronisasi data manifes antara pihak kesyahbandaran dan operator kapal, jumlah orang di atas KMP Mutiara Sentosa II dipastikan sebanyak 238 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 233 orang selamat, sedangkan lima orang meninggal dunia.
Para korban selamat dievakuasi menggunakan sejumlah kapal. Rinciannya, KM Meratus Pematang Siantar mengevakuasi 110 orang, TB Hasnur 62 orang, KN Permadi sembilan orang, Selaras Mas 13 orang, KRI Nala 30 orang, dan KMP Mutiara Ferindo I delapan orang.
Sementara itu, lima korban meninggal dunia dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar sebanyak dua orang, KRI Nala dua orang, serta KMP Mutiara Ferindo I satu orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































