Blokir TikTok Ditentukan Minggu Depan, Trump Ungkap Fakta Baru

3 days ago 12

8000hoki List Login situs Slots Maxwin Thailand Terkini Pasti Win Full Non Stop

hoki kilat Top Daftar server Slots Gacor Japan Terbaru Mudah Lancar Win Full Non Stop

1000hoki Data Platform situs Slot Gacor Singapore Terbaru Gampang Jackpot Setiap Hari

5000 hoki List Demo website Slots Maxwin Singapore Terpercaya Pasti Jackpot Full Banyak

7000 hoki List Daftar server Slots Gacor Terkini Gampang Win Terus

9000hoki Login server Slots Gacor Myanmar Terpercaya Pasti Lancar Menang Full Terus

Data Demo game Slots Gacor server Terbaru Sering Win Full Online

Idagent138 Akun Slot Anti Rungkat

Luckygaming138 Daftar Akun Slot Game

Adugaming Slot Terpercaya

kiss69 Slot Maxwin

Agent188 Daftar Akun Slot Anti Rungkad Terbaik

Moto128 Akun Slot Anti Rungkat Online

Betplay138 login Akun Slot Anti Rungkad

Letsbet77 Id Slot Game Terpercaya

Portbet88 Id Slot Gacor

Jfgaming login Id Slot Online

Mg138 login Slot Maxwin Online

Adagaming168 Id Slot Game Terbaik

Kingbet189 Slot Gacor Terpercaya

Summer138 Slot Maxwin Online

Evorabid77 login Slot Game Online

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan dengan perusahaan induk TikTok asal China, ByteDance, untuk menjual aplikasi video pendek itu akan tercapai sebelum tenggat 5 April.

Sejak Januari, TikTok diminta untuk menemukan pembeli non-China atau menghadapi larangan di AS. Larangan tersebut diberlakukan berdasarkan undang-undang 2024 dengan alasan keamanan nasional.

"Kami memiliki banyak calon pembeli. Ada minat yang luar biasa terhadap TikTok," kata Trump kepada wartawan di Air Force One pada Minggu, (30/3/2025) malam, dikutip dari Channel News Asia.

TikTok belum memberikan tanggapan terkait pernyataan Trump. Sementara itu, berbagai investor tengah mempertimbangkan langkah mereka terhadap masa depan aplikasi tersebut.

Reuters melaporkan pada Jumat bahwa perusahaan ekuitas swasta Blackstone sedang mengevaluasi kemungkinan investasi minoritas di operasi TikTok di AS. Informasi ini diperoleh dari dua sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut.

Blackstone tengah berdiskusi untuk bergabung dengan pemegang saham ByteDance yang bukan berasal dari China, termasuk Susquehanna International Group dan General Atlantic. Kelompok ini muncul sebagai kandidat utama dalam upaya menguasai bisnis TikTok di AS.

Washington menilai kepemilikan TikTok oleh ByteDance membuatnya tunduk pada pemerintah China. AS khawatir Beijing dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk operasi pengaruh serta pengumpulan data terhadap warga Amerika.

Trump sebelumnya menyatakan bersedia memperpanjang tenggat April jika kesepakatan belum tercapai. Namun, ia tetap menginginkan adanya solusi terkait kepemilikan aplikasi tersebut.

Pekan lalu, Trump mengakui bahwa China memiliki peran penting dalam kesepakatan ini, termasuk dalam pemberian persetujuan. Ia bahkan menyebut kemungkinan memberikan keringanan tarif sebagai insentif untuk menyelesaikan kesepakatan.

Wakil Presiden AS JD Vance memperkirakan bahwa kesepakatan terkait kepemilikan TikTok akan tercapai sebelum 5 April 2025. Ia optimistis bahwa negosiasi antara berbagai pihak akan membuahkan hasil dalam waktu dekat.

Masa depan TikTok di AS masih belum pasti sejak undang-undang 2024 mewajibkan ByteDance melepas kepemilikannya paling lambat 19 Januari. Undang-undang ini mendapat dukungan bipartisan yang luas di Kongres AS.

Gedung Putih terlibat secara mendalam dalam pembahasan kesepakatan ini. Pemerintah AS bahkan disebut berperan layaknya bank investasi dalam proses negosiasi. Saat ini, TikTok digunakan oleh 170 juta warga AS.


(fab/fab)

Saksikan video di bawah ini:

Video: TikTok-Meta Tantang Aturan Australia, Desak Youtube Diblokir!

Next Article Trump Beri Sinyal Batalkan Blokir TikTok, Beberkan Jasa Aplikasi China

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|