Bupati Karawang segera evaluasi tata ruang perumahan.
REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG, – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, akan mengevaluasi tata ruang perumahan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyusul banyaknya kompleks perumahan yang terendam banjir saat hujan deras belakangan ini. Langkah ini diambil untuk menangani masalah genangan air yang kerap terjadi.
Bupati Aep menyatakan akan memeriksa langsung tata ruang perumahan di Karawang, termasuk penataan drainase yang selama ini kurang diperhatikan. Banyak laporan menyebutkan bahwa pembangunan perumahan sering kali tidak mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar, seperti elevasi lahan dan kapasitas drainase, yang memicu banjir.
Menurut Bupati, kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Oleh karena itu, setelah musim hujan berakhir, akan dilakukan penataan ulang drainase perumahan serta evaluasi tata ruang secara menyeluruh. Saat ini, Pemkab Karawang masih memberlakukan moratorium perizinan perumahan untuk memungkinkan evaluasi ini.
Bupati menekankan pentingnya pembangunan perumahan yang mematuhi ketentuan teknis, termasuk elevasi bangunan terhadap jalan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga menegaskan bahwa daerah rawan banjir tidak akan diberi izin untuk pembangunan perumahan baru.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerapkan moratorium pembangunan perumahan sambil menunggu rekomendasi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), yang ditargetkan keluar pada Februari 2026.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

18 hours ago
6
















































