Bupati Tapanuli Selatan Dorong Normalisasi Sungai Garoga Usai Bencana

2 hours ago 3

Bupati Tapsel dorong normalisasi komprehensif Sungai Garoga.

REPUBLIKA.CO.ID, SIPIROK, – Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, mendesak dilakukannya normalisasi aliran Sungai Garoga secara menyeluruh pasca-bencana hidrometeorologi. Permintaan ini bertujuan mengembalikan aliran sungai ke kondisi semula untuk menghindari bahaya saat curah hujan tinggi.

Gus Irawan menjelaskan bahwa sebelum bencana terjadi, hulu Sungai Garoga memiliki dua aliran. Namun, bencana hidrometeorologi mengubahnya menjadi tiga aliran: Garoga 1, Garoga 2, dan Garoga 3, dengan Garoga 3 sebagai yang terpanjang. Ketiga aliran ini dihubungkan oleh dua Jembatan Bailey sementara yang berfungsi sebagai jalur darurat yang menghubungkan Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga.

Bupati menekankan pentingnya normalisasi segera karena daerah sekitar, termasuk Desa Garoga, merupakan titik rendah yang rentan terhadap banjir. Pasca-bencana, aliran sungai tersumbat oleh gelondongan kayu sehingga air mencari jalur baru yang menyebabkan rumah warga terendam.

Gus Irawan berharap kondisi cuaca tetap cerah agar normalisasi dapat berlangsung lancar dan aman. Namun, ia mengkhawatirkan jembatan sementara yang terbuat dari kayu dapat kembali tersapu jika hujan deras kembali turun.

Pembangunan Jembatan Permanen

Bupati juga mendorong pembangunan jembatan permanen di atas aliran Sungai Garoga yang menghubungkan tiga wilayah tersebut. Jembatan ini sangat vital untuk distribusi barang dan mobilitas masyarakat. Saat ini, dua Jembatan Bailey yang ada hanya dapat menahan beban hingga 25 ton.

Gus Irawan telah melaporkan kebutuhan ini kepada Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, agar jembatan baru dapat menahan beban hingga di atas 30 ton.

Desa Garoga, terletak di Kecamatan Batang Toru, berjarak sekitar 12 jam perjalanan darat dari Medan, ibu kota Sumatera Utara. Wilayah ini merupakan salah satu yang terdampak parah akibat bencana pada akhir November 2025.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|