REPUBLIKA.CO.ID,MOSKOW — Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan, peran Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Amerika Serikat (AS) harus mencakup upaya pembentukan negara Palestina. Menurut Lavrov, tanpa adanya negara Palestina merdeka, kondisi di kawasan tidak akan bisa distabilkan.
Lavrov mengungkapkan, Rusia telah menerima rancangan piagam dari AS untuk Dewan Perdamaian Gaza. Dia berpendapat, inisiatif tersebut mencerminkan pemahaman Washington tentang perlunya menyatukan sekelompok negara yang akan bekerja sama dengannya dalam satu atau lain cara.
"Secara umum, ketika kita berbicara tentang perlunya menyelesaikan masalah Gaza, yang merupakan alasan utama pembentukan Dewan Perdamaian, kami memiliki posisi yang sama: ada kebutuhan untuk menciptakan negara Palestina," kata Lavrov, Selasa (20/1/2026), dikutip Anadolu Agency.
Sementara itu, Juru Bicara Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengungkapkan, negaranya belum mengetahui seluruh detail inisiatif Dewan Perdamaian Gaza. Dia berharap, hal itu dapat dibahas ketika perwakilan atau delegasi Rusia dan AS melangsungkan pertemuan.
"Kami belum mengetahui semua detail mengenai inisiatif di dewan ini, apakah hanya menyangkut Gaza atau mencakup konteks yang lebih luas. Ada banyak pertanyaan tentang inisiatif ini sejauh ini, dan kami berharap menerima jawaban selama kontak dengan pihak Amerika," ucap Peskov, dikutip laman kantor berita Rusia, TASS.

1 month ago
19
















































