Di Persidangan New York, Maduro: Saya tak Bersalah!

1 month ago 18

Tangkapan layar unggahan Presiden AS Donald Trump di platform Truth Social yang menampilkan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap dan berada dalam tahanan AS di atas kapal perang USS Iwo Jima.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Nicolas Maduro, pemimpin Venezuela yang diculik Amerika Serikat pada Sabtu (3/1), mengaku tidak bersalah atas semua dakwaan yang dijatuhkan kepadanya. Penegasan itu ia sampaikan dalam persidangan pertama di pengadilan New York, Senin.

Maduro, yang menghadapi tuntutan konspirasi terorisme narkoba dan kepemilikan senjata api, menegaskan melalui penerjemahnya bahwa ia masih presiden Venezuela.

“Saya tidak bersalah. Saya seorang pria yang baik,” kata Maduro.

Senada, sang istri, Cilia Flores, juga mengaku tidak bersalah atas semua dakwaan pidana.

Setelah sidang pada Senin, pasangan tersebut akan kembali dihadapkan ke muka pengadilan pada 17 Maret mendatang.

Sementara itu di Venezuela, Delcy Rodriguez, wakil presiden Maduro, resmi menjabat sebagai presiden sementara negara Amerika Selatan itu usai diambil sumpah.

Saat diambil sumpahnya, sang presiden wanita pertama Venezuela itu menyebut operasi militer AS di negaranya sebagai agresi militer yang tidak sah terhadap tanah air negara tersebut.

Ia juga mengaku prihatin atas penculikan dua pahlawan yang saat ini tengah disandera.Sabtu lalu, Mahkamah Agung Venezuela memerintahkan Rodriguez menjabat sebagai pemimpin sementara untuk menggantikan Maduro.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|