Dituduh Pernah Abaikan Laporan Soal Aurelie, Ini Tanggapan Kak Seto

1 month ago 18

Psikolog dan pegiat perlindungan anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Psikolog dan pegiat perlindungan anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto, angkat bicara mengenai tuduhan mengabaikan laporan child grooming. Pada 2010, ayah Aurelie Moeremans, Jean Marc, meminta bantuan Seto untuk membantu anaknya lepas dari tindakan grooming yang diduga dilakukan Robby Tremonti. Namun saat itu, Seto diduga mengabaikan laporan tersebut.

Isu ini kembali mencuat setelah Aurelie merilis buku Broken Strings. Memoar tersebut didasarkan pada kisah nyata pengalaman pahit Aurelie saat dia menjadi korban grooming dari seorang pria yang namanya disamarkan menjadi Bobby.

Menanggapi polemik tersebut, Seto menyampaikan klarifikasinya melalui unggahan di akun Instagram @kaksetosahabatanak. la mengaku telah mengikuti secara serius diskusi publik yang berkembang, termasuk berbagai pernyataan dan kutipan masa lalu yang kembali diangkat.

"Perlu kami sampaikan bahwa praktik pendampingan anak dan cara pandang terhadap relasi kuasa, kerentanan remaja, serta dampak psikologis jangka panjang telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan dalam lebih dari satu dekade terakhir," kata Seto dalam unggahannya, dikutip Kamis (15/1/2026).

la menjelaskan, pada masanya, setiap pendampingan dan pernyataan yang disampaikan dilakukan berdasarkan pengetahuan, kewenangan, serta kerangka pemahaman yang berlaku saat itu. Meski demikian, Seto mengakui bahwa standar perlindungan anak saat ini menuntut kepekaan, kehati-hatian, serta perspektif yang jauh lebih kuat terhadap potensi manipulasi, tekanan emosional, dan ketimpangan kuasa dalam relasi yang melibatkan anak dan remaja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|