Pelajar menjemur Alquran dan buku pelajran yang tergenang banjir bandang di SD Negeri Seuneubok Johan, Ranto Peureulak, Aceh Timur, Aceh, Selasa (23/12/2025). Data sementara posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh menyebutkan sebanyak 452 unit sekolah yang tersebar di 18 Kabupaten dan kota di Provinsi Aceh tergenang lumpur dan rusak akibat bencana banjir bandang akhir November 2025 yang sebagian kecilnya sudah memulai aktivitas belajar mengajar.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Jaya menyalurkan 1 juta Alquran ke sejumlah wilayah terdampak banjir di Sumateraa. Bantuan itu diberikan lantaran banyak Alquran yang mengalami kerusakan akibat bencana yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan, masyarakat di wilayah terdampak bencana yang tidak hanya kehilangan rumah dan harta benda. Lebih dari itu, banyak juga masyarakat yang kehilangan sarana ibadah dan aktivitas belajar mengaji yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari.
"Di sejumlah daerah di Sumatera yang dilanda banjir, seperti Sumatera Utara dan Aceh, banyak pesantren, madrasah, serta tempat ibadah yang terdampak, termasuk rusaknya mushaf Alqur’an yang digunakan oleh para santri dan warga sekitar," kata dia melalui keterangannya, Selasa (27/1/2026).
Karena itu, PAM Jaya berisiatif untuk membuat program Sedekah 1 Juta Alquran. Program itu dilakukan bersama Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
sumber : Antara

1 hour ago
1

















































