REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola menegaskan timnya harus sepenuhnya fokus mengalahkan Galatasaray pada laga terakhir fase grup Liga Champions. Ia meminta para penggawa the Citizens tidak terlalu memikirkan peluang finis di delapan besar dan lebih memusatkan perhatian untuk meraih kemenangan di Stadion Etihad, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Manchester City berada dalam situasi tertekan setelah menelan kekalahan mengejutkan 1-3 dari Bodo/Glimt pada laga sebelumnya. Hasil tersebut membuat juara Liga Champions 2023 itu kini menempati posisi ke-11 klasemen sementara, berada di luar delapan besar karena kalah selisih gol.
Dalam format Liga Champions musim ini, delapan tim teratas otomatis lolos ke babak 16 besar, sementara peringkat kesembilan hingga ke-24 harus menjalani babak play-off.
City termasuk dalam delapan tim yang sama-sama mengoleksi 13 poin dari tujuh pertandingan, dengan jarak poin yang sangat ketat di papan klasemen. Selisih gol rendah menempatkan City di peringkat 11.
Sementara Galatasaray berada di peringkat 17 dengan nilai 10. Posisi Galatasaray juga belum aman untuk setidaknya mengamankan tiket play-off.
Guardiola menyadari peluang timnya masih terbuka. Namun, ia menilai fokus utama adalah memenangkan laga melawan wakil Turki tersebut.
“Kami harus fokus dan mencoba memenangkan pertandingan kami. Setelah itu baru melihat posisi akhir di klasemen,” ujar Guardiola dalam konferensi pers, Selasa (27/1/2026).

1 month ago
23















































