Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta warga yang mudik pada momen Idul Fitri 1447 H/2026 M untuk melapor kepada pengurus rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) masing-masing. Langkah itu dinilai penting agar rumah mereka yang ditinggalkan tetap aman.
Pramono mengatakan, pelaporan tersebut akan memudahkan petugas di lingkungan setempat yang melakukan pengawasan. Terlebih lagi, banyak warga Jakarta yang pulang ke kampung halaman saat Lebaran.
“Kami meminta kepada para pemudik sebelum pulang mereka melapor pada RT/RW setempat,” kata Gubernur Pramono di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/3/2026).
Menurut dia, rumah yang ditinggalkan dalam kondisi kosong kerap menjadi sasaran tindak kejahatan. Karena itu, warga diminta proaktif melapor kepada pengurus lingkungan sebelum berangkat mudik.
“Jangan sampai rumah ditinggalkan tanpa laporan, kemudian terjadi pencurian, yang disalahkan adalah pemerintah pada tingkat RT/RW ataupun kelurahan,” ujar Pramono.
Ia menambahkan, pelayanan yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan tetap berjalan normal selama Lebaran. Meski sebagian aparatur sipil negara (ASN) diperkenankan bekerja secara fleksibel atau flexible working arrangement (FWA), layanan publik dipastikan tetap beroperasi.
“Untuk pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa. Walaupun mulai minggu depan sudah ada work from everywhere, pelayanan publik di Jakarta sudah kami persiapkan sehingga tidak ada perubahan apa pun,” kata Pramono.
Selain itu, Pemprov Jakarta juga telah berkoordinasi dengan aparat TNI dan Polri untuk melakukan pengamanan pada malam takbiran. Pramono meyakini perayaan Lebaran di Jakarta akan berlangsung aman.

5 hours ago
3














































