Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, umumkan layanan 'direct call' untuk memangkas waktu ekspor ke Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.
Gubernur Sulut: "Direct Call" pangkas waktu pelayaran ke tujuan ekspor.
REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyatakan bahwa layanan "direct call" akan mempercepat waktu pelayaran ekspor ke negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Dengan layanan ini, waktu tempuh yang sebelumnya 25-30 hari kini dapat dipersingkat menjadi sekitar tujuh hingga sepuluh hari.
Menurut Gubernur Yulius, percepatan ini akan menekan biaya logistik dan meningkatkan kepastian usaha. Sulawesi Utara pun telah mempersiapkan infrastruktur untuk mendukung hal ini, termasuk Pelabuhan Bitung yang kini menjadi pelabuhan internasional dengan fasilitas peti kemas.
Selain itu, Bandara Internasional Sam Ratulangi juga telah melayani penerbangan internasional dan didukung oleh pesawat kargo dari Tiongkok, Korea, dan Jepang. Gubernur menekankan bahwa keberhasilan Sulawesi Utara sebagai hub logistik bergantung pada kolaborasi kawasan Sulampua untuk konsolidasi arus barang.
Gubernur menambahkan, layanan ini akan menguntungkan pelaku usaha dan masyarakat luas. Sebelumnya, barang konsumsi dari Asia Timur harus melewati Pulau Jawa sebelum didistribusikan ke Indonesia Timur, yang menyebabkan biaya logistik tinggi dan harga barang lebih mahal. Dengan jalur "direct call", biaya logistik bisa turun 20-30 persen, meningkatkan daya beli masyarakat dan kepastian pasokan barang.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 month ago
20
















































