REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Operasi Tim SAR gabungan untuk mencari korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Kamis (29/1/2026) masih dihadapkan dengan cuaca buruk. Masih ada 27 jiwa yang menjadi fokus pencarian hari keenam ini.
Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Y Bramantyo N mengatakan, operasi SAR memasuki hari keenam dengan rencana pelaksanaan yang tidak jauh berbeda dari hari sebelumnya. Operasi akan difokuskan pada sektor A1 dan A2, kemudian dilanjutkan dengan penyeberangan ke sektor B2.
"Untuk hari ini kita melanjutkan kegiatan seperti kemarin. Fokus di sektor A1, A2, kemudian menyeberang ke B2. Rencana ini sudah dibagi ke masing-masing tim," kata Bramantyo, Kamis.
Ia menjelaskan bahwa seluruh unsur telah tergabung dalam operasi, mulai dari personel TNI, Polri, hingga relawan atau potensi SAR. Seluruh tim akan kembali melanjutkan pencarian dan evakuasi seperti hari sebelumnya.
Namun demikian, Bramantyo mengakui bahwa kondisi alam dan cuaca masih menjadi tantangan utama. Cuaca yang tidak menentu menyebabkan pelaksanaan operasi belum dapat berjalan maksimal. Meski begitu, pada hari sebelumnya tim berhasil menemukan dua body pack.
"Harapan kita hari ini bisa lebih baik. Tadi sempat panas, tapi sekarang sudah gelap lagi. Kita berdoa bersama-sama agar cuaca mendukung sehingga kegiatan bisa berjalan maksimal untuk membantu saudara-saudara kita," terang Bramantyo.
Dalam mendukung operasi, Basarnas saat ini mengerahkan 17 unit alat berat yang telah dikumpulkan di lokasi. Pihaknya juga masih meminta tambahan kekuatan, khususnya alat berat ekskavator berukuran besar dengan kapasitas 200 PC.
Selain itu, jumlah personel yang terlibat dalam operasi disebut mencapai sekitar 2.300 hingga 3.000 orang. Seluruh personel terus didata dan diorganisir agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan tertib dan efektif.
"Kita terus lanjutkan apa yang sudah kita lakukan kemarin. Faktor cuaca memang masih menjadi kendala utama. Mohon doa dari semuanya," kata Bramantyo.
Berdasarkan data yang dirilis Basarnas, total jiwa terdampak dalam peristiwa longsor di Desa Pasirlangu itu mencapai 158 jiwa. Dimana 75 dinyatakan selamat dan 80 jiwa dinyatakan hilang sejak peristiwa longsor menerjang pada Sabtu (24/1/2026). Hingga hari kelima pencarian, sudah ada 53 body pack yang berhasil dievakuasi sehingga sisa yang masih jadi fokus pencarian sebanyak 27 jiwa.

4 hours ago
5
















































