KSAD Tunggu Mabes TNI Sikapi OPM Tembaki Pesawat Smart Air

3 weeks ago 17

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menyatakan, pihaknya masih menunggu perintah dari Markas Besar TNI terkait insiden penembakan pesawat Smart Air di Papua yang menewaskan pilot dan kopilot. Pelaku diduga merupakan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Saya baru mendapatkan laporan saja bahwa ada kejadian pilot itu. Ya nanti kita coba lagi bagaimana petunjuk operasional kan dalam Mabes TNI ini. Nanti bagaimana," kata Maruli saat ditemui usai sarasehan bertajuk "Penguatan Basarnas dalam sistem SAR Nasional" di kantor Basarnas, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).

Ketika ditanya apakah akan ada pengejaran terhadap terduga pelaku, Maruli menegaskan, semua keputusan ada di Mabes TNI. Adapun teknis arahan tersebut dimungkinkan langsung diteruskan kepada satuan tugas yang ada di Papua, lokasi kejadian. "Ya kita menunggu perintah saja," ucap Maruli.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigjen Faizal Rahmadani sebelumnya mengatakan pilot Enggo dan kopilot Baskoro tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) setelah pesawat Smart Air mendarat di Lapangan Terbang Korowai, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan Rabu (11/2) sekitar pukul 11.00 WIT.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|