Menteri PPPA Dorong Ibadah Haji Inklusif Bagi Lansia dan Penyandang Disabilitas

2 hours ago 1

Akademisi Arifatul Choiri Fauzi di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). Presiden Terpilih Prabowo Subianto memanggil sejumlah tokoh yang diyakini bakal menjadi calon menteri/kepala lembaga negara untuk pemerintahan baru ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA —  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mendorong penyelenggaraan ibadah haji yang inklusif, empati, dan bermartabat, terutama bagi kelompok rentan, yaitu perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas.

"Keterlibatan petugas haji perempuan sangat penting untuk memastikan layanan yang lebih sensitif terhadap kebutuhan jamaah perempuan dan lansia, sekaligus memperkuat rasa aman dan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah haji," kata Menteri PPPA dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Hal itu dikatakannya saat memberikan pembekalan kepada para calon Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Ia mengapresiasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang mencanangkan Haji Ramah Lansia dan Perempuan, serta menargetkan keterlibatan 33 persen petugas haji perempuan sebagai upaya konkret untuk memperkuat kualitas pelayanan bagi jamaah.

Ia menekankan, petugas haji bukan sekadar pelaksana teknis, melainkan pengambil keputusan di lapangan yang berperan langsung dalam memastikan keselamatan, perlindungan, dan rasa aman jamaah.

"Petugas haji adalah representasi kehadiran negara. Layani jamaah dengan empati, jangan merasa paling tahu, dan jangan mengabaikan kebutuhan spesifik jamaah, khususnya perempuan dan lansia," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|