Kecelakaan tunggal di Aceh membuat seorang anggota TNI meninggal dunai.(ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Prajurit TNI AD dari Yonzipur 16/Dhika Anoraga Kodam Iskandar Muda (IM) Kapten Czi Muhammad Syaugi Ichwanto meninggal dunia karena kecelakaan usai kembali dari misi kemanusiaan membangun jembatan darurat (bailey) di Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (21/1). Kendaraan dinas yang ditumpangi lepas kendali.
"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” kata Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo dalam keterangannya di Banda Aceh, Rabu (21/1/2025).
Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, Pangdam IM Mayjen TNI AU Joko Hadi Susilo memimpin langsung upacara pelepasan jenazah secara militer di Cargo Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.
Upacara pelepasan jenazah dilaksanakan sebagai wujud penghormatan negara kepada prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas negara dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh.
Kronologi
Kecelakaan tunggal yang menimpa prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga terjadi usai melaksanakan tugas kemanusiaan pembangunan jembatan bailey di Kampung KR Pelang, Kabupaten Aceh Tengah.
Jembatan darurat ini dibangun untuk memulihkan akses masyarakat yang terputus akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.
Sebelum kejadian, para prajurit Yonzipur 16/Dhika Anoraga terlebih dahulu memastikan bahwa jembatan bailey yang mereka bangun telah aman dan dapat digunakan oleh masyarakat.
Setelah itu, mereka berpamitan dengan warga setempat untuk kembali ke home base. Perpisahan tersebut diwarnai suasana haru dan ucapan terima kasih tulus dari masyarakat yang telah merasakan langsung manfaat pengabdian para prajurit TNI AD.

1 month ago
21

















































