REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kepala PT Pelni Cabang Semarang, Yuniati Fatimah, mengungkapkan, persentase pemudik via perjalanan laut dari Kalimantan menuju Jawa Tengah (Jateng), diprediksi tak mengalami lonjakan signifikan pada Lebaran tahun ini. Pelni diketahui telah memberlakukan diskon tiket sebesar 30 persen.
"Dibandingkan tahun 2025, proyeksi kami itu tidak terlalu jauh berbeda, tidak signifikan, mungkin sekitar tiga persen kenaikannya," ungkap Yuniati ketika ditanya perihal potensi kenaikan persentase pemudik tahun ini yang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (11/3/2026).
Dia menjelaskan, masa angkutan Lebaran ditetapkan selama satu bulan, yakni pada 6 Maret-6 April 2026. "Selama periode dari mulai dari tanggal 6 Maret sampai dengan hari ini, penumpang yang sudah turun (di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang) itu sekitar 3.300 penumpang dan penumpang yang naik itu 210 penumpang," ucapnya.
PT Pelni Semarang menyiapkan lima armada kapal untuk memfasilitasi perjalanan selama masa angkutan Lebaran, yakni KM Lawit, Kelimutu, Awu, Leuser, dan Bukit Raya. Kelima kapal tersebut melayani rute pp Semarang-Sampit, Semarang Kumai, dan Semarang Pontianak.
Menurut Yuniati, dibandingkan hari-hari biasa, jumlah penumpang turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, terhitung sejak 6 Maret 2026, sudah mengalami kenaikan. Dia mencontohkan, untuk rute Kumai-Semarang, rata-rata penumpang turun sekitar 400-500 orang dalam sekali perjalanan.
Sementara sejak 6 Maret 2026 lalu, penumpang turun berjumlah antara 900 hingga 1.200 orang. "Puncak arus mudiknya itu diperkirakan di 18 Maret 2026," ujar Yuniati.
Dia memastikan, memasuki masa angkuatan Lebaran, semua armada kapal PT Pelni dalam keadaan prima. Hal itu guna memastikan keselamatan perjalanan.
"Kami sudah mengedepankan tiga pilar, yaitu safety first, zero accident, dan service excellent. Untuk menjawab itu, pasti alat-alat keselamatan sudah kami lengkapi, kemudian ramp check juga sudah kami lakukan. Sekaligus untuk penambahan kapasitas penumpang di atas kapal," ucap Yuniati.
Selain itu, PT Pelni juga memberikan diskon tiket sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi. "Stimulus diskon 30 persen sudah dimulai dari 11 Februari kemarin. Namun diberlakukan untuk keberangkatan tanggal 11 Maret sampai dengan 5 April," kata Yuniati.
"Pemerintah mengharapkan dengan ada stimulus ini membantu masyarakat yang ingin melakukan mobilisasi menggunakan kapal laut. Kemudian dengan sisa uang yang ada bisa menambah pertumbuhan ekonomi di daerah asalnya masing-masing," tambah Yuniati.
Menurut Yuniati, PT Pelni juga mengadakan program mudik gratis untuk rute Kumai-Semarang. Dia mengatakan kursi yang sediakan untuk program tersebut yakni sebanyak 400 dan telah terpesan seluruhnya. Yuniati mengungkapkan, kapal dijadwalkan bertolak dari Kumai menuju Semarang pada 15 Maret 2026.

2 hours ago
1
















































