Pelatih Manchester City Pep Guardiola.
REPUBLIKA.CO.ID, MADRID— Jauh dari hiruk-pikuk lapangan sepak bola dan persaingan, kali ini pelatih asal Spanyol Pep Guardiola tampil dari sudut pandang kemanusiaan, menyatakan dukungannya untuk Palestina dan solidaritasnya dengan rakyat Palestina, saat berpartisipasi dalam acara budaya di kota Barcelona, Spanyol.
Guardiola menghadiri acara budaya untuk mendukung Palestina yang diadakan pada Kamis (29/1/2026) malam bertajuk "Act x Palestine", mengenakan kufieh Palestina, dan memulai pidatonya dengan salam Arab, "Assalamualaikum Palestine", dalam sebuah adegan yang mendapat respons luas di kalangan olahraga dan media sosial.
Guardiola, yang dianggap banyak orang sebagai salah satu pelatih terkemuka dalam sejarah sepak bola, mengatakan dalam acara tersebut:
"Ketika saya melihat seorang anak selama dua tahun terakhir dalam foto-foto yang beredar di media sosial atau di televisi, yang memotret dirinya sendiri sambil memohon dan bertanya: Di mana ibunya yang terkubur di bawah reruntuhan dan dia belum mengetahuinya? Saya merasa bahwa kita telah meninggalkan mereka sendirian, terlantar, dan terabaikan," dikutip dari Aljazeera, Ahad (1/2/2026).
Pelatih asal Spanyol yang saat ini menangani tim Manchester City Inggris itu menambahkan, dunia telah meninggalkan rakyat Palestina sendirian.

1 month ago
16

















































