Pakar Kanada: Kawanan Drone Iran Ancaman Serius Armada Kapal Induk AS

6 hours ago 3

Sejumlah pesawat nirawak (drone) terlihat selama latihan militer di lokasi yang dirahasiakan di Iran,

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Seorang spesialis sistem drone Kanada memperingatkan bahwa meningkatnya penggunaan 'kawanan drone' berbiaya rendah oleh Iran dapat menimbulkan ancaman serius terhadap aset angkatan laut utama AS. Termasuk, kata spesialis itu, serangan ke kapal induk Amerika Serikat. 

Cameron Chell, CEO dan salah satu pendiri perusahaan drone Dragonfly, mengatakan bahwa meningkatnya ketergantungan Iran pada sistem tak berawak yang relatif murah menciptakan bentuk peperangan asimetris yang efektif dan mampu menantang platform militer canggih.

Chell, dilansir Fox News, berpendapat bahwa kemampuan drone Iran dapat dimanfaatkan untuk melancarkan serangan menggunakan hulu ledak berbiaya rendah. "Serangan itu berpotensi melumpuhkan sistem pertahanan udara dan rudal konvensional," ujarnya dikutip Middle East Monitor, Selasa (27/1/2025). 

Dragonfly, yang berbasis di Vancouver, mengembangkan solusi drone untuk sektor-sektor termasuk keselamatan publik, pertanian, inspeksi industri, dan pemetaan.

Chell mengatakan Iran telah membangun ancaman drone-nya melalui pesawat tanpa awak yang dirancang untuk melakukan serangan intensif dan bervolume tinggi terhadap sistem canggih secara teknologi. Taktik tersebut sebagai tantangan signifikan bagi pertahanan angkatan laut tradisional.

Armada militer AS

Presiden AS Donald Trump menyatakan pada Selasa (27/1/2025) bahwa armada AS lainnya sedang berlayar menuju Iran. Ia berharap Teheran mencapai kesepakatan dengan Washington.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|