Areal persawahan Indramayu.
REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Indramayu telah memicu terjadinya banjir di areal persawahan. Kondisi itupun berdampak pada persemaian padi siap tanam untuk musim tanam rendeng 2025/2026.
Hal tersebut seperti yang terjadi di Kecamatan Kandanghaur. Persemaian padi siap tanam berumur sekitar 15-25 hari, mati membusuk akibat terendam banjir selama lima hari.
“Persemaian itu tersebar di sepuluh desa di Kecamatan Kandanghaur. Itu sudah pasti harus semai ulang karena terendam banjir lebih dari lima hari,” ujar Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kadnanghaur, Waryono, kepada Republika, Kamis (29/1/2026).
Adapun sepuluh desa yang persemaian padinya harus semai ulang di antaranya, Desa Kertawinangun, Soge, Pranti, Bulak, Curug, Ilir, Parean Girang, dan Eretan. Waryono menyatakan, persemaian padi itu semestinya sudah siap untuk ditanam. Namun, karena terendam banjir, petani terpaksa harus semai ulang dari awal lagi.
Semai ulang itupun harus dilakukan hingga menunggu areal persawahan surut terlebih dahulu. Sedangkan saat ini, areal persawahan berubah layaknya sungai karena tertutup genangan banjir berwarna coklat.
Waryono mengatakan, dengan matinya persemaian, maka otomatis pelaksanaan tanam padi di sepuluh desa itu akan mundur sekitar sebulan. Hal tersebut juga akan berdampak pada mundurnya masa panen rendeng 2025/2026 dan awal musim tanam gadu 2026.
“Tadinya kan akhir Januari itu harapannya sudah tanam semua. Tapi sekarang ya gak bisa, persemaiannya harus diulang dulu sehingga tanamnya juga mundur sekitar sebulan,” kata Waryono.
Selain rugi waktu, lanjut Waryono, petani juga rugi secara materi. Untuk persemaian selaus satu hektare, biaya yang sudah dikeluarkan sekitar Rp 500 ribu. Angka itu belum termasuk biaya pengolahan lahan.
Tak hanya persemaian, Waryono menyebutkan, banjri juga mengancam 200 hektare tanaman padi di tiga desa di Kecamatan Kadnanghaur. Yaki, Desa Karangmulya, Wirakanan dan Karanganyar.
“Umur tanaman padinya 10-20 hari. Masih ada harapan selamat kalau banjirnya segera surut,” katanya.

2 hours ago
1
















































