Pemkab Bogor turunkan alat berat tangani 73 rumah terendam.
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR, – Pemerintah Kabupaten Bogor menurunkan alat berat untuk mengatasi banjir yang merendam 73 rumah di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang. Banjir ini terjadi akibat luapan kali setelah hujan berintensitas tinggi pada Rabu (11/2) sekitar pukul 16.30 WIB.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan bahwa langkah cepat diperlukan karena wilayah tersebut sering mengalami banjir setiap kali hujan deras. "Setiap hujan deras, air meluap dan masuk ke jalan. Sejak tadi malam, kami sudah menurunkan alat-alat milik Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan penanganan," kata Rudy di Cibinong, Kamis.
Pemkab Bogor juga mengerahkan sarana pendukung seperti kendaraan amfibi dan tongkang untuk mempercepat proses normalisasi sungai, setu, serta pembersihan drainase di lokasi terdampak. Rudy menegaskan bahwa meskipun pengelolaan sungai merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan pihak terkait lainnya, pemerintah daerah tetap mengambil langkah awal demi keselamatan masyarakat. "Kami tidak menunggu kewenangan karena menyangkut keselamatan orang banyak," ujarnya.
Selain itu, Pemkab Bogor rutin membersihkan dan membuka saluran air di berbagai wilayah sebagai antisipasi menghadapi hujan deras ke depan. "Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan meminimalisir risiko banjir kembali," tegas Rudy.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, melaporkan bahwa banjir mengakibatkan ketinggian air bervariasi antara 50 cm hingga 160 cm, merendam 73 rumah dengan 72 kepala keluarga atau 255 jiwa terdampak. Di antara rumah-rumah ini, empat rumah mengalami rusak sedang dan satu rumah rusak ringan. Namun, tidak ada korban jiwa, warga yang mengungsi, atau fasilitas umum yang rusak.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

4 hours ago
1
















































