Penampakan Abbatoir, Rumah Jagal Hewan Warisan Belanda di Cimahi Usai Dipoles Rp150 Juta

1 month ago 23

Kondisi RPH atau Abbatoir di Kota Cimahi, Jawa Barat yang sudah dilakukan pemeliharaan.

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Rumah Potong Hewan (RPH) di Kota Cimahi, Jawa Barat akhirnya rampung tersentuh pemeliharaan pada 2025. Pemeliharaan dilakukan karena bangunan cagar budaya yang merupakan warisan pemerintahan Kolonial Hindia-Belanda itu kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan terbengkalai.

Berdasarkan pantauan Republika, Senin (5/1/2025), rumah jagal hewan atau abbatoir dalam Bahasa Belanda yang berada di Jalan Sukimun, RT 03/04, Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah lebih terawat secara visual. Beberapa bagian seperti pintu hingga dinding bagian luar yang sebelumnya rusak sudah diperbaiki. 

"Untuk RPH kita melakukan pemeliharaan sedang, tidak seluruhnya. Anggarannya sekitar Rp150 juta di tahun 2025," kata Kepala Bidang Kebudayaan dan Pariwisata pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Cimahi, Lucky Sugih Mauludin saat dikonfirmasi.

Restorasi sedang ini dilakukan untuk mengembalikan RPH seperti pada kondisi awalnya ketika dibangun Hindia-Belanda dengan yang gaya art deco. Ada beberapa bagian yang diganti namun tidak mengubah visual awal.

Seperti bagian pintu yang dulunya rusak parah sudah diganti, kemudian tanggal ke lantai bawah sudah dipasang kembali. Begitupun bagian-bagian yang mengelupas atau retak kini sudah dikembalikan lagi seperti semula. 

"Enggak semuanya diubah, genteng masih pakai yang lama, tembok yang asli tapi dirapikan lagi. Yang penting bangunannya terawat dan terjaga," ucap Lucky.

Usai dilakukan pemeliharaan ringan, lanjur dia, pihaknya menyerahkannya kepada Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi. "Untuk fungsi Abbatoir kita kembalikan ke Dispangtan mau difungsikan seperi apa, tugas kami sudah memelihara bangunan itu," ucap dia.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|