Ilustrasi Pertamina. Pertamina Internasional EP (PIEP) memperketat pemantauan situasi di Venezuela sebagai langkah antisipasi risiko terhadap aset dan sumber daya manusia perusahaan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pertamina Internasional EP (PIEP) memperketat pemantauan situasi di Venezuela sebagai langkah antisipasi risiko terhadap aset dan sumber daya manusia perusahaan. Pemantauan dilakukan seiring dinamika kondisi terkini di negara tersebut.
PIEP merupakan pemegang saham mayoritas Maurel & Prom (M&P) dengan kepemilikan 71,09 persen. Salah satu aset M&P berada di Venezuela dan masuk dalam portofolio investasi internasional yang dikelola perusahaan.
“Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela,” kata Manager Relations PIEP, Dhaneswari Retnowardhani, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Senin (5/1/2025).
Perusahaan menjelaskan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas operasional. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari kehati-hatian dalam pengelolaan aset di tengah dinamika global.
PIEP juga menjalin koordinasi berkesinambungan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas. Sinergi tersebut diarahkan untuk memastikan keselamatan personel serta keberlangsungan kegiatan operasional.
“Koordinasi dengan KBRI di Caracas terus dijalankan sebagai bagian dari komitmen perusahaan menjaga keselamatan dan operasional,” ujar Dhaneswari.
Melalui pendekatan tersebut, PIEP menegaskan komitmen menjaga aset strategis dan perlindungan personel di luar negeri. Perusahaan memastikan pemantauan situasi akan terus dilakukan secara cermat sesuai prinsip kehati-hatian.

1 month ago
24










































