REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polres Bogor mempercepat pembangunan 13 unit Rumah ASRI di berbagai wilayah Kabupaten Bogor agar penerima manfaat dapat menempati hunian layak dan merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan lebih nyaman.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto meninjau langsung progres di tiga lokasi: Desa Bojong Murni (Ciawi), Desa Pabuaran (Kemang), dan Desa Sukahati (Citeureup), Sabtu.
Peninjauan ini memastikan program berjalan sesuai target dan sesuai arahan Kapolda Jawa Barat sebagai dukungan program nasional peningkatan kualitas hunian.
“Kami mengawal langsung agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Wikha.
Program Rumah ASRI tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi memastikan rumah memenuhi standar sehat, aman, dan tata ruang layak bagi keluarga.
Percepatan dilakukan menjelang Ramadhan agar warga bisa merayakan Lebaran di rumah baru yang lebih bermartabat. Dalam kunjungan, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bogor menyapa dan memberikan santunan kepada penerima manfaat di Kemang dan Citeureup. Pendekatan humanis ini menjadi bagian arahan agar kepolisian tidak hanya tugas struktural, melainkan hadir dengan empati dan kepedulian sosial.
Pemkab Bogor juga menggelar Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) untuk membangun budaya peduli lingkungan berkelanjutan. Bupati Rudy Susmanto menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/682-SDA pada 25 Februari 2026 sebagai tindak lanjut arahan Presiden dalam Rakor Pusat-Daerah 2026, mendorong partisipasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Gerakan ini berpilar empat:
Aman: penerangan malam, siskamling aktif, pemeriksaan instalasi listrik, wadah B3, dan APD sederhana;
Sehat: pemilahan sampah, pengelolaan sanitasi air bersih, area bebas bau-hama-genangan;
Resik: kerja bakti 30 menit setiap Selasa, gotong royong Jumat pasca-olahraga, penguatan bank sampah, penegakan disiplin kebersihan;
Indah: penanaman pohon di ruang terbuka hijau, penataan taman, pengecatan ulang area kusam, penertiban reklame tidak estetis.
Monitoring, evaluasi, dan pengawasan dilakukan berkala, dengan apresiasi khusus bagi pihak berkinerja baik. Pelaporan progres wajib setiap Selasa dan Jumat pukul 13.00 WIB melalui tautan resmi, ditujukan kepada kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, BUMN/BUMD, pengelola kawasan industri, perumahan, hotel, dan pusat perbelanjaan.
Di Gorontalo, Polda bersama pemerintah dan masyarakat meningkatkan gerakan Aman Sehat Resik dan Indah (ASRI) melalui program “Jaga Gorontalo (Jago) ASRI”. Kapolda Irjen Pol Widodo mengatakan program ini dilaksanakan serentak dari Polda hingga Polsek, melibatkan dinas terkait dan masyarakat setiap wilayah.
sumber : Antara

8 hours ago
3













































