Presiden Suriah dan Dua Menterinya Sudah 5 Kali Jadi Target Pembunuhan yang Gagal

3 weeks ago 19

Presiden sementara Suriah Ahmed al-Sharaa.

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS— Sebuah laporan PBB mengungkapkan Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa beserta dua menterinya yaitu Menteri Dalam Negeri Anas Khattab dan Menteri Luar Negeri Ekspatriat Asaad Hassan al-Shaibani menjadi target lima upaya pembunuhan yang semuanya terjadi tahun lalu.

Laporan tersebut dirilis Rabu lalu Kantor Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan membahas ancaman yang ditimbulkan oleh militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) selama 2025.

Laporan tersebut tidak menyebutkan tanggal pasti atau detail dari upaya-upaya tersebut kecuali bahwa upaya-upaya tersebut terjadi di provinsi Aleppo di utara dan Daraa di selatan.

Upaya-upaya tersebut terutama menargetkan al-Sharaa, serta Menteri Dalam Negeri Anas Khattab dan Menteri Luar Negeri Asaad al-Shibani.

Mengenai pihak yang terlibat dalam operasi, laporan tersebut menyebutkan bahwa kelompok yang dikenal sebagai Saraya Ansar al-Sunna hanyalah tameng bagi ISIS, yang memberinya kemampuan untuk menyangkal tanggung jawab secara logis dan memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar.

Namun, laporan tersebut menilai bahwa upaya pembunuhan ini merupakan bukti tambahan bahwa organisasi ekstremis tersebut masih bertekad untuk melemahkan pemerintah Suriah yang baru dan secara aktif memanfaatkan kekosongan keamanan dan ketidakpastian di Suriah.

Perlu diingat bahwa pemerintah yang sah mengumumkan pada November lalu, mereka bergabung dengan koalisi internasional yang dibentuk untuk melawan ISIS yang sebelumnya menguasai sebagian besar wilayah Suriah.

Masih beroperasi

Para ahli PBB untuk pemberantasan terorisme mengatakan bahwa organisasi tersebut masih beroperasi di seluruh negeri, dengan target utama pasukan keamanan, terutama di wilayah utara dan timur laut.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|